Wacana Relaksasi Pajak 0%, Akankah Berimbas Harga Mobil Terjun Bebas?

Wacana Relaksasi Pajak 0%, Akankah Berimbas Harga Mobil Terjun Bebas?
Penjualan mobil baru di pameran otomotif.

JAKARTAINSIGHT.com | Menghadapi penjualan mobil yang menurun sebagai dampak pandemi, Gaikindo dan Kementerian perindustrian dikabarkan tengah mengusulkan relaksasi pajak 0% untuk setiap pembelian mobil baru ke Kementerian keuangan. Wacana ini muncul ditengah isu ancaman resesi terhadap pasar mobil di tanah air.

Hanya saja wacana ini kasih terus dikaji. Hal ini dimaksudkan agar ada informasi yang jelas nantinya.

Kira-kira jenis pajak apa yang akan direlaksasi oleh pemerintah?

Apakah PPnBM, BBN, PKB atau malah ketiganya sekaligus.

Baik Gaikindo maupun Kemenperin menjelaskan, wacana relaksasi pajak ini diajukan demi memberi stimulus pada pasar mobil dalam negeri. 

Perlu diingat, penjualan mobil yang terpuruk akibat pandemi virus corona sebenarnya sudah menunjukkan tanda akan bangkit. 

Namun kebijakan PSBB terbaru di DKI Jakarta, angka positif corona yang terus bertambah, dan ancaman resesi membuat pasar mobil dalam negeri dikhawatirkan akan merana lagi.

Seperti dilansir CNBC beberapabwatu lalu, wacana pembebasan pajak ini sudah diutarakan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang, yang ditujukan kepada Menteri Keuangan. 

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru 0% sampai bulan Desember 2020," jelas Agus.

Sekedar informasi namun patut diingat, jika nantinya pemerintah merelaksasi seluruh pajak kendaraan baru, baik PPnBM, BBN atau BKB, maka konsumen bisa menghemat biaya atau tidak perlu mengeluarkan pajak hingga puluhan juta rupiah lagi.

Disamping itu, untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) juga tergantung dari kebijakan di masing-masing daerah. 

Artinya (sebagi contoh saja), harga Toyota Rush di satu daerah bisa lebih murah dibandingkan daerah lainnya. 

Selain itu harga mobil masih bisa lebih murah lagi, jika ada program penjualan menarik dari masing-masing pabrikan.

 

 

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com