Forum End Sexual Exploitation of Children Conference 2020 Tandai Kehadiran 'MARYMOND' di Indonesia

Forum End Sexual Exploitation of Children Conference 2020 Tandai Kehadiran 'MARYMOND' di Indonesia

End Sexual Exploitation of Children Conference 2020' di Gedung Kementrian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/20).

JAKARTAINSIGHT.com | Forum End Sexual Exploitation of Children Conference 2020 (E-SECO Conference 2020) yang diinisiasi oleh ECPAT Indonesia menjadi momentum tersendiri sekaligus menandai kehadiran brand produk-produk lifestyle asal Korea Selatan 'Marymond' di Indonesia.

Ajang ini merupakan kerja sama ECPAT Indonesia (End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking of Children for Sexual Purposes) dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), dan keterlibatan Marymond sendiri sebagai yakni sebagai pihak pemberi dukungan atau sponsorship.

Kegiatan E-SECO Conference ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi anak dalam menanggulangi permasalahan eksploitasi seksual anak di ranah online. Kegiatan ini juga melibatkan para pembicara dari perwakilan KOMINFO, ECPAT Indonesia, Facebook Indonesia, Google Indonesia, KPAI dan Kompak Jakarta.

Dukungan penuh Marymond dalam forum End Sexual Exploitation of Children Conference 2020 ini tentunya tak terlepas dari salah satu visi Marymond lewat kampanye 'Speak Up' yakni berkontribusi dalam upaya mengatasi masalah eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak-anak Indonesia. Faktanya, masalah ini, sejauh ini, telah menjadi perhatian utama bagi Marymond secara global.

Hal tersebut seperti disampaikan Gun Young Kim selaku Direktur Pemasaran Global Marymond dalam sambutannya yang menyebutkan bahwa Marymond didirikan karena kepedulian terhadap hak asasi dan martabat manusia. Perhatian utama Marymond adalah menentang kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Merek ini akan selalu berada di pihak perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan dalam bentuk apapun, dan akan terus berjuang untuk hak-hak mereka sebagai manusia.

 

“Marymond ingin berkontribusi dalam upaya mengatasi masalah eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak-anak Indonesia. Faktanya, masalah ini, sejauh ini, telah menjadi perhatian utama bagi Marymond secara global.”

 

 

(Rina Hong, CEO Marymond)

 

Dalam kesempatan yang sama, Rina Hong (CEO Marymond) menambahkan, Marymond didirikan pada tahun 2012. Merek ini menjadi sangat populer dan telah laris terjual setelah sejumlah selebritis Korea Selatan tertangkap kamera menggunakan produk Marymond, seperti casing HP dalam kegiatan sehari-hari mereka. Para selebritis turut mengambil bagian dalam mendukung penegakkan hak asasi dan martabat manusia.

Sejak saat itu, slogan "I Marymond You" menyebar luas di kalangan warga Korea Selatan untuk membela hak asasi dan martabat manusia. "I Marymond You" memiliki arti "Kamu berharga dan cantik hari ini dan selamanya". Namun, dukungan untuk upaya meningkatkan martabat manusia juga telah meningkatkan popularitas mereka secara global.

Terkait pemasaran produk-produk Marymond di Indonesia, Rina Hong menyebut bahwa pihaknya bekerja sama dengan e-commerce enabler Egogo Hub Indonesia sebagai mitra. Produk Marymond di Indonesia kini dapat diperoleh dengan mengunjungi Shopee - Marymond Official Store.

Selain mendukung kegiatan E-SECO Conference 2020, menandai kehadirannya di tanah air, bekerjasama dengan ECPAT Indonesia Marymond juga melakukan pemberian donasi ke SMIP 28 Oktober Jakarta Selatan, yang terkena dampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu, Jumat (24/1).

 

 

 

 

 

 

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com