Aktivis 98 Ungkap Fakta Mantan Dirut Garuda Ari Askhara

Aktivis 98 Ungkap Fakta Mantan Dirut Garuda Ari Askhara

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara yang dicopot lantaran dugaan kasus penyelundupan beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan publik. Ditambah lagi berbagai permasalahan yang satu persatu diungkap para pekerja soal kinerja mantan pimpinannya itu ke publik.

Terkait hal tersebut, pengamat politik sekaligus Aktivis 98 Irwan Suhanto menyampaikan fakta yang berbeda, ia mengungkapkan, tidakan tegas Ari Askhara tersebut bertujuan demi memperbaiki citra Garuda dan membuat Garuda profit dari yang sebelumnya terus merugi.

“Tindakan tegas tersebut tidak sembarangan, tentu saja bertujuan baik. Awalnya, karyawan tidak terlalu mempermasalahan tindakan tegas ini. Namun, ketika unsur politik masuk ke tubuh Garuda dan orang-orang berkepentingan ingin menyingkirkan Ari Askhara, maka orang-orang politik itu memakai beberapa awak kabin untuk memutarbalikan fakta sebenarnya yang dilakukan Ari Askhara,” tutur Irwan dalam keterangan tertulis, Selasa (14/1/2020).

Berikut fakta yang diungkap Aktivis 98 soal mantan Dirut Garuda Ari Askhara:

YouTuber komplain layanan, Ari malah minta Garuda diulas

Youtuber bernama Rius Vernandus sempat pada Juli 2019 lalu dilaporkan ke polisi lantaran menampilkan video menu makanan Garuda Indonesia dalam bentuk tulisan tangan yang terekam dalam penerbangan GA 715 - 417 tujuan Sydney - Denpasar - Jakarta.

Rius dilaporkan setelah mengunggah video tersebut ke YouTube dan kemudian menjadi viral. Anggota Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) memasalahkan Rius lantaran diduga melakukan tindakan pencemaran nama baik. Namun, laporan itu kemudian dicabut.

Sebagai bentuk rekonsiliasi, Rius dikenankan mengunggah vlog berisi review penerbangan. Sebaliknya, Ari Askhara malah mengundang Rius mengulas semua fasilitas dan penerbangan yang ada di maskapai plat merah tersebut.

“Ari memang tegas terhadap karyawannya. Namun, Ari Askhara bisa berbuat adil, karena dia lebih memilih pendekatan dan malah meminta Rius mengulas tentang Garuda,” ucap Irwan.

Traveler komplain dengan makanan di penerbangan Garuda

Seorang traveler kawakan, Trinity, juga sempat mengunggah ungkapan kekecewaannya terhadap maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

"Dikecewakan lagi oleh makanan dan layanan @IndonesiaGaruda," tutur Trinity dalam akun Twitter-nya yang langsung ramai disoroti massa.

Sambil mengunggah foto menu yang disajikan oleh awak kabin, Trinity bercerita memperoleh makanan yang tak sesuai dengan harapannya.

Dia mengkritik seluruhnya, baik rasa masakan hingga tampilan sajian. Adapun kejadian itu berlangsung dalam penerbangan 3 Desember dari Jakarta menuju Osaka.

Politikus PDIP Adian Napitupulu tak dapat penanganan responsif saat kolaps di pesawat

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Adian Napitupulu, mengkritik pelayanan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk, saat dirinya jatuh pingsan dalam pesawat itu pada Kamis, 19 Desember 2019.

Menurut Adian, awak kabin Garuda tak responsif memberi pelayanan kepada penumpang dalam kondisi darurat.

Penumpang dituding hina Garuda

Seorang penumpang Garuda Indonesia, Jessica, mengatakan keluarganya telah dituding menghina maskapai penerbangan pelat merah itu saat melakoni perjalanan dari Jakarta menuju Bali, 4 Januari 2020 lalu. Jessica mengadukan keluhannya di media sosial hingga menjadi viral.

Dari kejadian tersebut, Irwan Suhanto berharap, masyarakat bisa membuka mata, mengapa akhirnya Ari Askhara bertindak tegas terhadap awak kabin dan karyawan Garuda.

“Ari memang tegas terhadap karyawan dan awak kabin. Salah satu tindakan tegasnya adalah melakukan grounded (pelarangan terbang) terhadap awak kabin yang melanggar peraturan. Namun, tindakan tegas ini malah dijadikan bahan dan alasan bagi seterunya dan orang-orang politik untuk menyingkirkannya," ujarnya

Dari kejadian ini, lanjut Irwan, saya berharap masyarakat harus bijak menyikapi semua isu yang beredar, termasuk isu upaya menyingkirkan Ari Askhara.

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });