Ujian Nasional Akan Dihapus, DPR Tawarkan Rekomendasi ke Nadiem

Ujian Nasional Akan Dihapus, DPR Tawarkan Rekomendasi ke Nadiem

Ilustrasi: Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Ujian Nasional (UN) saat ini tengah menjadi perbincangan, pasalnya Nadiem Makarim yang baru menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) melemparkan gagasa merombak untuk merombak atau bahkan menghapus UN.

Atas gagasan Nadiem itu, Komisi X DPR RI selaku mitra kerja Kemendikbud siap memberikan rekomemdasi.

Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian mengatakan, wacana perombakan atau bahkan penghapusan UN harus dikaji mendalam. Jika UN dihapus, pihaknya memiliki tiga konsep yang bisa ditawarkan kepada Kemendikbud.

Adapun rekomendasi Komisi X yang akan ditawarkan yakni, Kemendikbud mesti melakukan asesmen secara berkala. Itu menjadi mekanisme evaluasi sebagai pengganti UN.

"Mungkin bisa setahun sekali sesuai dengan kajian yang mendalam," paparnya.

Kedua, asesmen berkala harus menjadi parameter pemetaan dunia pendidikan secara nasional. Baik bagi peserta didik maupun pendidik.

Sekolah dan pemerintah daerah harus secara jujur melakukan pemetaan. Dengan demikian, asesmen tersebut menjadi acuan dalam perbaikan mutu pendidikan.

"Pendekatan solusi akan berbeda sesuai dengan kebutuhan atau kekurangan di sekolah setempat," imbuh politikus peraih master kebijakan publik dari National University of Singapore itu.

Konsep ketiga terkait penguasaan teknologi. Sekolah, kata Hetifah, harus memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai media pembelajaran agar siswa dan guru terbiasa.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi akan menjadi big data dalam perbaikan kualitas pendidikan di daerah masing-masing.

"Pemerintah harus menyiapkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi. Terutama di daerah-daerah pelosok," tegas Hetifah.

Dia menyatakan, Komisi X DPR segera menggelar rapat kerja dengan Kemendikbud. Tujuannya, meminta penjelasan lebih detail tentang rencana merombak UN.

”Kami ingin dapat penjelasan dari Mas Nadiem (Mendikbud, Red). Sebenarnya yang benar bagaimana,” kata Hetifah.

Sementara itu, pelaksanaan UN sebagai pemetaan dianggap tak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurut pengamat pendidikan Asep Sapaat, pelaksanaan UN saat ini memang sudah jauh berbeda dengan dulu. UN yang dulu jadi syarat kelulusan nasional menjadi keputusan yang tidak fair ketika melihat kondisi di lapangan. Sebab, kualitas pendidikan masih tidak merata.

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Aceh Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,5
Kamis, 05 Desember 2019 19:13:51

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });