Angka Penjualan Anjlok, Datsun Indonesia Dikabarkan Stop Produksi

Angka Penjualan Anjlok, Datsun Indonesia Dikabarkan Stop Produksi

Datsun Go Panca+, salah satu varian produk Datsun yang penjualannya anjlok. (istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Dalam kurun waktu duatahun belakangan, beberapa pabrikan otomotif di Indonesia menyerah dengan menghentikan penjualan mobil. Kabarnya hal ini disebabkan oleh anjloknya angka penjualan produk mereka. Setelah Ford dan Chevrolet yang menutup pabriknya di Indonesia, Datsun juga diisukan bakal menyusul.

Dikutip dari detikcom, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, dari informasi yang ia terima, Datsun akan menyetop produksi mobil di Indonesia. Kabarnya, PT Nissan Motor Indonesia sebagai induk perusahaan Datsun di Indonesia akan mengubah strategi bisnis.

"Informasi sementara yang kami terima, Nissan akan mengubah strategi bisnisnya di Indonesia sesuai dengan arah perkembangan pasar otomotif di Indonesia," kata Putu.

"Produksi Datsun Go dan Datsun Go+ pada Januari 2020 akan dihentikan Nissan menyusul angka penjualan yang berada di bawah skala ekonomi," sambung Putu.

Namun, pihak Nissan sendiri belum memutuskan dan membicarakan secara langsung perihal ini kepada Kementerian Perindustrian.

Namun Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia Hana Maharani yang coba dihubungi juga enggan berkomentar.

"Kami tidak ada komentar lebih lanjut mengenai hal ini. Kami menegaskan bahwa Nissan terus berkomitmen terhadap pasar dan konsumen di Indonesia," jawab Hana.

Penjualan Datsun mengalami penurunan tahun ini dibanding tahun lalu berdasarkan laporan datanya ke Gaikindo. Pada periode Januari-Oktober, penjualan Datsun turun 18,5 persen. Pada 2018, penjualan ritel Datsun dari Januari ke Oktober tercatat pada angka 8.390, sedangkan pada 2019 hanya 6.836 unit.

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com