Di Blacklist AS, Penjualan Huawei Malah Tumbuh Siginfikan

Di Blacklist AS, Penjualan Huawei Malah Tumbuh Siginfikan

Ilustrasi foto (istimewa)

"Kami tidak melihat AS akan mengeluarkan Huawei dari Entity List. AS bisa saja menempatkan kami selamanya di sana karena kami akan baik saja tanpa AS,"

(CEO Huawei Technologies Co Ren Zhengfei )

 

JAKARTAINSIGHT.com | Kebijakan Presiden AS, Donald Trump yang memasukan nama perusahaan teknologi China HUAWEI Technologies dalam daftar hitam (blacklist). Sebelumnya Pada Mei lalu Presiden Donald Trump mendeklarasikan darurat nasional bidang teknologi yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam kementerian perdagangan.

Upaya Trump yang bertujuan menekan market produk China tersebut rupanya tidak mampu membendung penjualan produk Huawei. Bukannya menurun, penjualan produk Huawei justru meningkat signifikan. 

Menurut riset Canalys, pada kuartal III-2019 penjualan ponsel Huawei di China meningkat 66% secara tahunan. Peningkatan ini membuat Huawei menguasai 42,2% pasar ponsel China. Meningkat dari kuartal sebelumnya yang hanya 24%.

CEO Huawei Technologies Co Ren Zhengfei (istimewa).

 

Menanggapi status daftar hitam AS, CEO Huawei Technologies Co Ren Zhengfei menyebut perusahaan besutannya tersebut mampu bertahan tanpa AS.

"Kami bisa bertahan dengan sangat baik tanpa AS," ujarnya

Ren juga tidak berapa peduli jika nantinya pihak AS akan mengevaluasi status daftar hitam Huawei. "Kami tidak melihat AS akan mengeluarkan Huawei dari Entity List. AS bisa saja menempatkan kami selamanya di sana karena kami akan baik saja tanpa AS," ungkap Ren.

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });