Adopsi Teknologi Finger Print, Fitur Anyar WhatsApp Mungkinkan Pengguna Mengunci Obrolan

Adopsi Teknologi Finger Print, Fitur Anyar WhatsApp Mungkinkan Pengguna Mengunci Obrolan

Ilustrasi gambar : Aplikasi mengirim pesan WhatsApp kembangkan fitur anyar 'Locked Finger Print' (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Aplikasi mengirim pesan lintas platform 'WhatsApp Messenger' baru-baru ini mengumumkan fitur terbaru yang memungkinkan pengguna mengunci obrolan pesan tanpa khawatir dibuka orang lain, yakni WhatsApp Locked Finger Print.

Mengadopsi teknologi scan sidik jari, fitur ini bakal menutup akses membuka WhatsApp bagi pengguna lain selain pemilik smartphone. Layaknya fungsi scan finger print pada perangkat teknologi lainnya, fitur anyar WhatsApp ini pun hanya bisa diakses oleh satu orang pengguna.

Dengan kata lain, hadirnya fitur locked finger print WhatsApp ini tentu semakin memberikan rasa aman dan privasi bagi penggunanya. Menariknya lagi, pangguna yang telah mengaktifkan fitur ini tetap bisa menerima panggilan video (video call) maupung panggilan suara meski dalam keadaan terkunci.

Untuk saat ini, fitur tersebut hanya baru bisa digunakan pengguna smartphone Android. Dan bagi pengguna IOS sedikit harus bersabar, pasalnya fitur untuk versi IOS baru bisa digunakan awal tahun 2020 mendatang.

Bagi pengguna Android yang ingin mengaktifkan fitur sidik jari ini,caranya Kalian lebih dulu harus masuk ke menu setelan (settings) >> menu Akun (accounts), setelah itu pilih Privasi (privacy) kemudian aktifkan kunci sidik jari (fingerprint lock). 

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });