Yenny Wahid Luncurkan ILF untuk Ciptakan Ekosistem Islam Modern

Yenny Wahid Luncurkan ILF untuk Ciptakan Ekosistem Islam Modern

Pendiri Islamic Law Firm Yenny Wahid (ketiga kiri), Menkopolhukam Mahfud MD (kedua kanan), Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin (kedua kiri), Duta Besar Yordania untuk Indonesia Abdullah Sulaiman Abdullah Aburohman (kiri), dan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Esam A. Bid Althagafi. (Foto: Ganest/JakartaInsight.com)

JAKARTAINSIGHT.com | Berada di dalam era yang serba digital saat ini membuat semua pihak dipacu untuk selalu melakukan inovasi dalam segala hal guna mengakomodir bermacam kebutuhan masyarakat, tak terkecuali di bidang hukum.

Menghadapi era revolusi industri 4.0 dan juga persiapan menghadapi era society 5.0, maka Islamic Law Firm (ILF) didirikan sekaligus turut mengambil peran dalam era super pintar ini. Sebuah era di mana proses dan pengembangan high tech tetap menggunakan pendekatan “human-focused”.

Maksudnya adalah, teknologi apapun harus senantiasa menempatkan manusia sebagai pengendali, sekaligus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kebaikan manusia.

ILF adalah sebuah firma hukum yang sengaja didirikan dengan visi ke depan hingga membuat inovasi bernama ADILah untuk memberikan konsultasi hukum gratis yang dapat diakses kapan dan di mana saja menggunakan mobile apps, termasuk pula lewat mesin DAV.

DAV sendiri adalah terobosan yang menggabungkan teknologi interaktif terbaru seperti augmented reality (AR), Artificial Inteligence (AI) atau juga virtual reality (VR).

“ILF ini sekaligus upaya kami menciptakan ekosistem Islam modern hari ini dan di kemudian hari,” ungkap Board of Advisor ILF Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid), dalam sambutannya saat launching ILF, di Jakarta, Jumat (25/10/2019)

Dia juga mengatakan, sebagai law firm, ILF harus turut menampilkan wajah Islam sebagai agama kemajuan dan keunggulan. Karena hanya dengan begitu, ILF akan bisa secara optimal mengambil peran dalam upaya menuju semangat kebangkitan umat.

Mengingat Indonesia negara besar dengan ribuan pulau yang terpisah jarak hingga menjadi kendala dalam pemerataan akses terhadap hukum, maka ILF akan berusaha tampil menjadi jawaban. Semua orang sama di hadapan hukum, dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi apapun.

Adapun layanan yang diberikan ILF adalah jasa hukum, baik litigasi maupun non litigasi. Dalam bidang litigasi, ILF dapat membantu berbagai penanganan perkara dengan memuat perspektif syariah Islam.

Contohnya, seperti kasus perceraian, hak asuh anak, pembagian harta gono-gini, penyelesaian sengketa waris, penanganan korban KDRT, penyelesaian sengketa arbitrase, kepailitan, KPPU, sengketa pajak, PHI, dan lain sebagainya.  

Sedangkan dalam bidang non litigasi, ILF juga siap memberikan berbagai jasa hukum. Seperti pembuatan kontrak bisnis berbasis syariah, konsultasi hukum pasar modal syariah, akuisisi dan merger, penanganan perkara asuransi dan reasuransi syariah, hingga penyelesaian hutang piutang berbasis syariah.

Tidak hanya itu, ILF juga siap memberikan jasa pengurusan perijinan seperti Fintech Syariah, HAKI, labelisasi halal MUI, audit legal, dan lain sebagainya.

Dalam peluncuran ILF turut dihadiri pula oleh Menkopolhukam Mahfud MD, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin, Duta Besar Yordania untuk Indonesia Abdullah Sulaiman Abdullah Aburohman, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Esam A. Bid Althagafi, dan Duta Besar Afghanistan Faizullah Zaki Ibrahimi.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });