Penderita Diabetes Harus Simak, Berikut Buah yang Baik Dikonsumsi!

Penderita Diabetes Harus Simak, Berikut Buah yang Baik Dikonsumsi!

Ilustrasi: Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Penderita diabetes pasti tahu benar bahwa dirinya tidak bisa asal dalam memilih makanan atau minuman untuk dikonsumsi, termasuk juga buah.

Untuk buah, penderita diabetes memang harus cermat dalam memilih buah apa yang aman, karena tidak semuanya memiliki indeks glikemik yang rendah.

Pada prinsipnya buah yang baik untuk penderita diabetes adalah buah yang memiliki kadar gula yang rendah, atau dengan kata lain rendah indeks glikemiknya.

Lalu apa saja buah yang ramah bagi penderita diabetes, sekaligus juga mampu untuk mencegahnya? Berikut informasinya yang dihimpun redaksi dari Honest Docs:

1. Pisang

Jenis karbohidrat dalam pisang baik bagi penderita diabetes karena indeks glikemiknya yang rendah sehingga kadar gula dalam darah bisa terkontrol dengan baik. Selain itu, buah yang kaya akan mineral dan vitamin ini juga bisa mengendalikan tekanan darah konsumennya.

2. Apel

Satu lagi buah yang memiliki indeks glikemik rendah yaitu apel. Selain memuat agen anti-radang yang bisa mempercepat proses pemulihan tubuh, apel juga mengandung pektin yang dapat membantu kontrol gula darah.

3. Alpukat

Ini menjadi salah satu buah yang baik untuk diabetes karena kadar potasium yang tinggi, bahkan buah ini juga baik untuk penderita tekanan darah tinggi. Buah yang mampu menurunkan trigliserida serta kolesterol jahat dalam tubuh ini juga mengandung lemak sehat yang mampu meningkatkan kadar insulin.

4. Kiwi

Selain memuat fruktosa, kiwi juga rendah indeks glikemiknya sehingga kadar gula dalam darah tetap terjaga. Selain itu, kiwi mengandung insitol yang bersifat pendongkrak kinerja insulin. Kandungan vitamin A serta C dalam kiwi pun dipercaya mampu meningkatkan proses penyembuhan penyakit diabetes.

5. Delima

Buah yang kaya akan antioksidan ini mampu melindungi tubuh dari radikal bebas dan berbagai penyakit kronis. Oleh sebab itu buah ini masuk dalam daftar buah untuk diabetes yang dianjurkan oleh para ahli.

6. Jambu biji

Tak hanya rendah indeks glikemiknya, jambu biji juga kaya akan serat sehingga mampu mencegah sembelit (salah satu gangguan yang sering dikeluhkan penderita diabetes). Buah jambu biji juga bisa menurunkan resiko timbulnya diabetes tipe 2.

7. Lemon

Selain memiliki indeks glikemik rendah sehingga baik untuk diabetes, buah lemon juga kaya akan vitamin C dan serat larut yang mampu memperlambat proses penyerapan gula ke dalam darah.

8. Mangga

Di samping memuat polifenol yang mampu menurunkan level gula dalam darah, mangga juga kaya serat, vitamin A, B6, serta C yang ramah untuk penderita diabetes.

9. Anggur

Fruktosa dalam buah anggur mampu menyerap glukosa dengan segera. Selain seratnya yang baik untuk pelaku diet sehat, anggur juga memuat betakaroten, ragam vitamin, antioksidan, serta polifenol yang mampu mencegah munculnya diabetes tipe 1 sekaligus meminimalisir resistensi insulin pada penderita diabetes tipe 2.

10. Belimbing

Banyaknya serat dalam blimbing dipercaya dapat menyerap, menunda penyebaran dan pelepasan glukosa dari pati. Hal ini tentu berimbas pada turunnya kadar gula dalam darah. Namun bagi Anda yang menderita komplikasi nefropati, maka buah yang rendah kalori serta lemaknya ini tidak disarankan.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });