Jelang Akhir Masa Jabatan, 3 Kementrian Teken MOU Terkait Identifikasi IMEI

Jelang Akhir Masa Jabatan, 3 Kementrian Teken MOU Terkait Identifikasi IMEI

Penandatanganan Peraturan Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan serta Menteri Komunikasi dan Informatika terkait identifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (18/10) / foto (istimewa).

JAKARTAINSIGHT.com | Jelang masa akhir jabatan periode 2014-2019, 3 Menteri Kabinet Kerja Jilid I yakni Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto (tengah) bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara (kanan) serta Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita (kiri) melakukan prosesi penandatanganan Peraturan 3 kementrian.

Peraturan 3 kementrian tersebut terkait identifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Penandatanganan MOU tersebut berlangsung di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (18/10).

Kesepakatan tersebut peredaran ponsel blackmarket yang masif ini dianggap tak hanya merugikan negara, tapi juga distributor dan pengguna. Mekanisme pemblokiran ini akan menggunakan nomor IMEI yang melekat pada setiap ponsel dan berbeda-beda. Aturan mengenai pemblokiran ini sendiri diharapkan berlaku pada 17 Agustus mendatang.

Nantinya operator seluler bakal memasang aplikasi pada sistemnya. Ketika sebuah ponsel terhubung ke jaringan, seketika aplikasi akan memindai nomor IMEI perangkat.

Sistem akan mengecek keabsahan IMEI tersebut ke sistem DIRBS Kemenperin. Jika nomor IMEI tidak terdaftar, maka koneksi jaringan akan diputus.

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com