Ini Akibatnya Bila Anak Kecanduan Ponsel!

Ini Akibatnya Bila Anak Kecanduan Ponsel!

Ilustrasi seorang anak yang kecanduan main game. (istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Kabar terbaru yang wajib menjadi perhatian penting para orang tua dalam mendidik dan memperhatikan pola tingkah laku anak, terkait dengan kemajuan teknologi. Salah satunya adalah kecanduan pada ponsel! Banyak permainan online yang saat ini menjadi wabah dan ancaman serius dalam perkembangan mental dan pribadi seorang anak.

Seperti dilansir dari detikcom, bahwa kontaminasi pada ponsel ini bukan hanya di Jakarta ataupun kota-kota besar lainnya. Tetapi sudah merambah hingga ke daerah, bahkan pelosok nusantara. Baru-baru ini tersiar kabar di Jawa Barat ratusan anak telah menjadi pesakitan, dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) setempat.

Mereka ini umumnya adalah anak-anak korban dari kecanduan ponsel. Ini menjadi peringatan penting bagi para orang tua dimanapun. Bahwa peran dan perhatian orang tua harus lebih ekstra lagi, bila tidak ingin anak-anaknya mengalami hal diatas. Jangan sampai, anak mengalami kecanduan yang berdampak terhadap kesehatan psikologisnya.

Dari sebuah sumber dan data yang didapat, ada beberapa gejala yang timbul. Dokter Lina Budiyanti selaku Sub Spesialis Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat, mengatakan ada 11 gejala bagi anak yang mengalami kecanduan gadget dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) V. Beberapa di antaranya bisa dikenali dari perilaku sehari-hari.

"Anak main game untuk melarikan diri dari ketidaknyamanan. Kemudian yang kedua jam pemakaian game sudah tidak proporsional," jelas dr. Lina.

Beliau juga mengatakan, sebaiknya jam yang dianjurkan tidak lebih dari dua jam. Ciri-ciri anak yang kecanduan biasanya memainkan gadget lebih dari enam jam perhari.

"Sebuah catatan, apabila seorang anak sampai harus berbohong untuk bisa bermain game. Sebab bila sejenak tidak bermain game, mereka menjadi cemas. Ini adalah sebuah catatan bahwa mereka sudah menjadi pecandu game dan ponsel," tambah Lina menjelaskan.

Oleh karena itulah dia menganjurkan agar orang tua segera memeriksakan kesehatan mental anaknya ke psikiater apabila melihat dan menemukan gejala dini tersebut.

"Agar mereka bisa lepas dari main game itu waktunya minimal tiga bulan. Itu merupakan terapi perilakunya untuk memutus paparan main game-nya," ujar Lina melanjutkan.

Anak mengamuk atau menangis ketika diambil paksa gadget yang dipegangnya, juga menjadi satu pertanda bahwa si anak sudah mulai kecanduan.

Dari data yang ada, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Provinsi Jawa Barat dalam sebulan rata-rata menangani 11 hingga 12 pasien anak dengan rentang usia 7-15 tahun, dan total saat ini ada ratusan anak yang ditangani. Keseluruhan mereka disebut mengalami gangguan psikologis akibat kecanduan ponsel.

"Bukan hanya game saja, faktor lain bisa juga karena YouTube. Ada remaja yang menonton YouTube seharian hingga muncul gejala psikologis," tutup Lina.

 

Penulis: Iwan
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });