Awal Perdebatan Bumi Bulat atau Datar Hingga Astronout Bersumpah Demi Allah

Awal Perdebatan Bumi Bulat atau Datar Hingga Astronout Bersumpah Demi Allah

Bumi (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Sejak beberapa tahun ke belakang perdebatan mengenai bumi bulat atau datar kembali merebak baik di ruang-ruang diskusi publik seperti kampus atau seminar, juga termasuk di dunia maya.

Kini mari simak kapan awal mula terjadi perbedaan pendapat tentang planet satu-satunya yang dihuni makhluk hidup ini.

Pada tahun 1947 militer Amerika Serikat mengambil foto bumi menggunakan V-2 rocket dan menemukan hasil foto yang menunjukkan bumi memiliki lengkungan. Dari situ disimpulkan bahwa bumi bulat.

Namun di tahun 1956 Samuel Shenton menolak percaya hingga iamendirikan komunitas Flat Earth Society pada tahun tersebut. Meski komunitas yang didirikan itu bangkrut tahun 1990, tapi teorinya itu terlanjur menyebar dan dipercaya oleh sebagian orang hingga sekarang.

Itulah awal mula perdebatan teori bumi bulat dan bumi datar. Hingga sekarang adu bukti kedua teori tersebut terus saja bergumul.

Berbagai upaya pembuktian dilakukan oleh kalangan ilmuwan yang percaya akan teori flat earth. Begitu juga sebaliknya, orang-orang yang berpihak pada bumi bulat juga tak kalah gencarnya menunjukkan kebernaran yang mereka yakini.

Sejumlah pernyataan dari penganut bumi datar diungkapkan guna menyanggah pihak yang percaya bumi bulat. Seperti soal Antartika, kubu bumi datar mengajukan fakta bahwa selama ini perjalanan mengelilingi dunia hanya dilakukan dari timur ke barat, dan sebaliknya.

Menurut mereka tidak pernah ada yang bisa mengelilingi dunia dari utara ke selatan, khususnya melewati Antartika atau kutub selatan. Mereka pun menyatakan, Antartika adalah tembok es yang mengelilingi bumi datar.

Penyataan tersebut tentu dibantah oleh pihak bumi bulat dengan mengatakan, sebenarnya sudah ada beberapa penerbangan yang melintasi kutub selatan.

Hal itu misalnya dapat dilihat pada tulisan-tulisan yang menerangkan tentang polar route (rute perjalanan melintasi kutub).

Namun, penerbangan melintasi kutub selatan memang tidak bisa dilakukan setiap saat, tetapi tergantung faktor cuaca.

Inilah kenapa maskapai-maskapai penerbangan tidak bisa menjadwalkan penerbangan melintasi Kutub Selatan secara reguler.

Sementara kubu bumi datar terus mencari bukti untuk menunjukkan kebenaran dari teori yang mereka percaya, di lain sisi kubu bumi bulat juga tak kalah serius membuktikan kebenaran yang mereka percaya sejak lama.

Hazza Al Mansouri baru saja kembali ke bumi pada 3 Oktober 2019 lalu setelah 8 hari berada di stasiun luar angkasa International Space Station (ISS).

Ia adalah orang pertama dari Uni Emirat Arab yang menjelajah antariksa. Berbagai pengalaman pun ia kisahkan termasuk bahwa Bumi itu bulat.

Dalam konferensi pers, ia mengatkan telah melihat dengan mata kepala sendiri meyakinkan bahwa Bumi tak datar seperti yang dipercaya sebagian orang.

"Ia (Bumi-red) bulat, saya telah melihat sendiri dengan mata saya sehingga saya dapat mengatakannya pada Anda," ungkapnya.

Kemudian, belum lama ini, astronaut asal Malaysia, Dr Sheikh Muszaphar Shukor mengutarakan hal yang sama.

Pada Oktober 2007, berkat kerja sama antara Malaysia dan Rusia, Shukor terbang ke ISS menggunakan Soyuz TMA-10 dan menyaksikan pemandangan spektakuler planet ini.

Nah belakangan, media sosial Shukor tampaknya dibanjiri pertanyaan oleh penganut Bumi datar tentang seperti apa sebenarnya bentuk planet ini. Bahkan ia diminta untuk bersumpah demi Tuhan jika benar bumi itu bulat, hingga akhirnya Shukor pun bereaksi.

"Untuk semua flat earthers di luar sana, saya mendapat ribuan DM di media sosial saya tentang bentuk Bumi dan beberapa bahkan punya keberanian meminta saya bersumpah dalam nama Allah," tulisnya di Instagram dan Facebook.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

MSI Luncurkan Laptop Untuk Content Creator
Kamis, 12 Desember 2019 19:09:01

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });