Penampakan Langit Warna Pink Menjadi Fenomena Keindahan dibalik Keganasan Topan Super di Jepang

Penampakan Langit Warna Pink Menjadi Fenomena Keindahan dibalik Keganasan Topan Super di Jepang

Keterangan foto (istimewa) 

JAKARTAINSIGHT.com | Pihak otoritas Jepang mengeluarkan travel warning bagi sejumlah turis menyusul peringatan bakal terjadinya Topan Hagibis yang diperkirakan bakal terjadi selama 3 hari kedepan (12-14 Oktober 2019).

Hashtag #savejapan menjadi trending pertama di jejaring Twitter sejak Sabtu pagi (12/10).

Topan Hagibis atau juga dikenal dengan istilah 'Topan Super' ini diperkirakanakan bakal menerjang kawasan Kanto dan Tokai  termasuk kota-kota besar seperti Tokyo dan Kanagawa.

Akun Twitter Japan Safe Travel (JST), @JapanSafeTravel yang dikelola badan pariwisata Jepang, Japan National Tourism Organization (JNTO), mengeluarkan beberapa imbauan kepada turis untuk waspada mengingat topan hagibis dikenal ganas.

Penampakan fenomena Langit berwarna pink yang terlihat sebelum topan super menerjang sejumlah besar wilayah Jepang juga viral diperbincangkan warganet menyusul postingan yang diunggah akun weather update.

Dari 4 buah foto yang diunggah pada akun tersebut, diketahui fenomena langit warna pink diambil sesaat sebelum topan terjadi, seperti keterangan yang juga ditulis akun tersebut.

"Langit Jepang berubah menjadi pink beberapa jam sebelum Topan Super."

Fenomena Langit berwarna pink sebelumnya juga pernah terlihat negara Asia lainnya, yakni China pada 2015 lalu. Hanya saja, fenomena tersebut berbeda dengan yang terjadi di Jepang saat ini.

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });