Rapat Paripurna Terakhir DPR Diwarnai Aksi Bolos Anggota Dewan

Rapat Paripurna Terakhir DPR Diwarnai Aksi Bolos Anggota Dewan

Rapat Paripurna DPR RI

 

JAKARTAINSIGHT.com | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) periode 2014-2019 hari ini, Senin (30/9/2019) menggelar Rapat Paripurna terakhir.

Pantauan Jakarta Insight, Rapat Paripurna DPR RI yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB mundur menjadi pukul 11.20 WIB, tidak hanya itu, Rapat Paripurna juga diwarnai aksi bolos anggota dewan.

Berdasarkan catatan Sekretariat Jenderal DPR, Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo ini hanya dihadiri oleh 307 dari 560 anggota dewan.

“Menurut catatan [Setien] DPR RI telah ditandatangani oleh 307 dari 560 anggota DPR RI dan dihadiri oleh seluruh anggota fraksi yang ada di DPR RI, dengan demikian kuorum telah tercapai,” kata Bamsoet saat membuka Rapat Paripurna terakhir DPR.

“Menurut catatan [Setien] DPR RI telah ditandatangani oleh 307 dari 560 anggota DPR RI dan dihadiri oleh seluruh anggota fraksi yang ada di DPR RI, dengan demikian kuorum telah tercapai,” kata Bamsoet saat membuka Rapat Paripurna terakhir DPR.

Berdasarkan salinan undangan yang diterima redaksi, terdapat tiga agenda pembahasan di Rapat Paripurna terakhir DPR ini.

Pertama, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap RUU Perkoperasian. Selanjutnya, Rapat Paripurna akan dilanjutkan dengan laporan pimpinan Panitia Khusus terhadap hasil kajian pemerintah atas pemindahan ibu kota.

Kemudian, Rapat Paripurna ditutup dengan pidato pimpinan DPR tentang penutupan masa persidangan dan penutupan masa bakti keanggotaan DPR periode 2014-2019.

 

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com