Polisi Serahkan Berkas Pengibar Bendera Bintang Kejora ke Kejati DKI

Polisi Serahkan Berkas Pengibar Bendera Bintang Kejora ke Kejati DKI

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono (ganest/jakartainsight.com)

JAKARTAINSIGHT.com | Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas kasus enam tersangka pengibaran bendera Bintang Kejora ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Dengan begitu, saat ini penyidik masih menunggu arahan dari kejaksaan agar kasus itu bisa segera disidangkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan berkas dikirim pada 18 September 2019 lalu. Kini, lanjut Argo pihaknya tengah menunggu Kejati DKI Jakarta melalukan proses pemeriksaan.

Apabila berkas dinyatakan lengkap, maka pihaknya akan melakukan pelimpahan tahap kedua. Dimana polisi akan melimpahkan keenamnya ke Kejaksaaan.

“Berkas perkara sudah diserahkan ke Kejati DKI,” kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu (21/9/2019).

Kemudian polisi juga akan melimpahkan barang bukti. Hal itu agar kasus segera masuk ke persidangan. Namun, apabila berkas dinyatakan belum lengkap maka akan dikembalikan pihak Kejaksaan ke polisi.

Kemudian, Argo melanjutkan, pihaknya akan memperbaikinya untuk kemudian diserahkan lagi.

“Kami masih menunggu daripada keputusan jaksa,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, bendera bintang kejora berkibar di depan Markas Besar TNI dan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Bendera itu dikibarkan oleh mahasiswa Papua yang tengah melakukan aksi unjuk rasa. Ratusan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme itu melakukan aksi sejak pukul 12.00 WIB.

Setelah menyampaikan pendapat, mereka membuka baju untuk menunjukkan simbol perlawanan dan mengibarkan tiga bendera bintang kejora di depan Mabes TNI dan Istana Merdeka.

Mereka kemudian berlari mengitari bendera tersebut sambil berteriak “Papua Merdeka!” dan menyanyikan lagu “Papua bukan Merah Putih, Papua Bintang Kejora”.

Sejauh ini, enam orang telah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

Mereka adalah Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, Ketua Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta Ginting, dan Wenebita Wasiangge.

Seluruh tersangka dikenakan Pasal 106 dan 110 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait Keamanan Negara.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Aceh Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,5
Kamis, 05 Desember 2019 19:13:51

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });