Dampak Revisi UU KPK Terhadap Iklim Investasi dan Dunia Usaha

Dampak Revisi UU KPK Terhadap Iklim Investasi dan Dunia Usaha

Ketua Kadin Rosan Roeslani / foto (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pengesahan Revisi UU KPK menjadi polemik dan menimbulkan pro dan kontra ditengah masyarakat. Banyak pihak yang memprediksi dampak pengesahan Revisi UU terhadap perekonomian, khususnya dunia usaha dan investasi kedepan.

Peneliti Senior INDEF Enny Sri Hartati menganggap revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) berpotensi membuat peringkat kemudahan berbisnis (Ease of Doing Business/EODB) Indonesia melorot.

"Karena ada ruang permainan kekuasaan, pemegang kekuasaan yang menentukan perizinan jadi berpotensi abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan). Itu sangat besar," ujar Enny, Rabu (18/9).

Di lain pihak, berbeda dengan pandangan Enny, Ketua Kadin Rosan Roeslani justru menilai pengesahan Revisi UU KPK tersebut merupakan angin segar bagi iklim investasi karena dianggap memberikan kepastian di dalam negeri.

"Saya rasa dari kami dunia usaha dengan adanya kepastian menjadi lebih baik," ujarnya.

"Positif lah orang apa-apa jangan berpikiran negatif, semua sudah melalui pembahasan yang panjang. Insya Allah pertumbuhan ekonomi juga menjadi lebih berkembang," sambung Rosan.

 

 

 

 

 

Berbagai sumber

Menurut Rosan, pemerintah dan DPR tak mungkin membuat keputusan sekedarnya tanpa memikirkan dampak kedepan, terlebih kedua pihak juga tentu telah berdiskusi dengan berbagai kalangan.

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com