Protes UU Baru, Pegawai KPK Bawa Bendera Kuning dan Nyanyi Gugur Bunga

Protes UU Baru, Pegawai KPK Bawa Bendera Kuning dan Nyanyi Gugur Bunga

Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK oleh DPR menuai respon beragam dari berbagai pihak dan kalangan. Termasuk di kalangan pekerja lembaga antirasuah itu.

Para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa bendera kuning dan menyanyikan gugur bunga di halaman Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2019).

Aksi protes tersebut sebagai tanda duka cita atas melemahnya KPK sebagai lembaga independen.

Kompas.com melansir, aksi protes para pegawai KPK diawlai dengan mengibarkan bendera kuning di depan gedung KPK, Senin malam.

Mereka keluar secara bersamaan. Masing-masing memegang bendera kuning sebagai tanda duka cita.

Mereka menganggap situasi KPK saat ini sedang dalam masa krisis pascapengesahan Revisi UU KPK.

Para pegawai KPK merasa lembaganya telah dilemahkan.

"Kedekatan emosional karena mencintai KPK inilah yang membuat suasana sendu ketika KPK dikebiri. Hanya koruptor yang akan tertawa melihat KPK menjadi lemah seperti ini. Mereka seolah-olah menemukan kebebasan setelah 16 tahun dalam ketakutan akibat bayang-bayang OTT KPK," kata Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo dalam keterangan persnya.

"Entah besok KPK akan dimiliki siapa. Karena dengan revisi ini, KPK tidak seperti dulu lagi, gedung tetap ada namun nilai-nilainya tergerus," tambah dia.

Dalam aksi protes tersebut, keadaan sempat memanas ketika para pegawai KPK menyanyikan lagu Gugur Bunga sebelum menutup aksi.

Saat itu, ada teriakan dari luar kelompok pegawai KPK. Kemudian, nyanyian terhenti.

Dalam waktu bersamaan, ada kelompok lain yang juga berunjuk rasa di depan Gedung KPK yang mengaku mendukung revisi UU KPK.

Setelah teriakan tersebut, Kapolsek Setiabudi AKBP Tumpak berdebat dengan seorang peserta aksi dari KPK hingga mencuri perhatian peserta lainnya lantas sempat gaduh.

Namun tak lama kemudian Tumpak meninggalkan lokasi dan akhirnya situasi dapat mereda.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });