Temuan Aliran Dana Besar ke Rekening Veronica Koman, Polisi : Nggak masuk akal!

Temuan Aliran Dana Besar ke Rekening Veronica Koman, Polisi : Nggak masuk akal!

JAKARTAINSIGHT.com | Terkait penetapan status tersangka Veronica Koman yang diduga memprovokasi di Asrama Papua, pihak kepolisian Polda Jatim kembali mengungkapkan adanya temuan baru sebagai bukti pengembangan pemeriksaan.

Veronica dijerat pasal berlapis dari UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KUHP, UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Polisi mengungkap adanya aliran yang cukup besar yang diambil di sejumlah wilayah-wilayah terjadinya konflik. Kendati tidak menjelaskan jumlah secara terperinci, pihak kepolisian menyebut nilainya sangat besar dan tidak masuk akal untuk seorang yang berstatus mahasiswa.

"Ada dana masuk yang cukup besar. Sebagai seorang mahasiswa, ini sepertinya nggak masuk akal dan itu ada penarikan di beberapa wilayah konflik. Cukup besar," ungkap Kapolda Jatim, Luki  Hermawan kepada media di Surabaya, Jumat (13/9).

Sebelumnya Luki juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Veronica Koman, dan hari ini (Jumat 13/9) merupakan batas akhir pemanggilan kedua.

Namun, karena secara geografis tempat Veronica dianggap membutuhkan waktu untuk menyampaikan surat panggilan, maka penyidik memberikan toleransi hingga 5 hari ke depan.

"Apabila tanggal 18 (September) tidak datang, kami sudah 3 kali secara persuasif, penyidik datang ke rumah orang tuanya, Waka Polda ke Konjen, apabila masih tidak hadir, kami akan keluarkan DPO. Bersamaan dengan itu kami akan kirimkan surat pada AFP, ada satu tahapan lagi pada AFP pada Kepolisian Australi untuk membawa Veronica ke KBRI atau Kepolisian," tutup Luki.

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com