Papua Lebih Butuh Sekolah Ketimbang Istana?

Papua Lebih Butuh Sekolah Ketimbang Istana?

Ilustrasi, Istana Presiden RI di Jakarta. (istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengenai rencana pembangunan Istana Presiden di Papua, yang merupakan jawaban atas permintaan para tokoh asal Papua mendapat beberapa tanggapan berbeda dari publik. 

Pendapat berbeda tersebut salah satunya datang dari ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto. Dalam pandangannya Eko mengatakan, saat ini yang sangat terutama dilakukan untuk Papua adalah pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan.

"Dengan adanya infrastruktur trans Papua, alangkah baiknya fokus pembangunan berikutnya disana dilanjutkan pada sarana kesehatan dan pendidikan," kata Eko. 

Lebih lanjut Eko menambahkan, kedua sarana ini (kesehatan dan pendidikan) akan lebih dapat menunjang pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di Papua. Dengan demikian diharapkan kedepannya masyarakat Papua memiliki bekal sumber daya manusia yang mampu meningkatkan kesejahteraan hidup disana.

"Jadi bagaimana membangun aspek-aspek pemberdayaan di sana terutama ekonomi. Terkait dengan pemberdayaan, misalnya bagaimana membuat value sebuah produk, bagaimana berekonomi, semuanya bisa ditunjang dengan SDM yang mumpuni," tambah Eko lagi.

Selain itu publik juga selama ini mengetahui kendala dan keterbatasan masyarakat Papua. Maka disinilah pemerintah harus bisa lebih mengoptimalkan aspek kemanusiaan ketimbang infrastruktur. Karena, dengan aspek kemanusiaan terpenuhi, otomatis masyarakat Papua dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerahnya dan juga negara.

Hanya saja, ada juga faktor lain yang harus diperhatikan bila pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritasnya. Faktor yang dimaksud adalah penyesuaian dengan kebudayaan dan kebutuhan masyarakat di Papua. Sebagai contoh, untuk sarana kesehatan, apakah yang dibutuhkan masyarakat Papua adalah puskesmas? Atau tenaga medis yang dapat menjangkau masyarakat pedalaman? Perhatikan letak geografisnya juga!

Memang pernyataan Presiden terkait rencana pembnagunan Istana Presiden didasari permintaan para tokoh setempat. Namun hal itu bukanlah hal yang urgensi. Nah, bagaimana masyarakat luas menyikapi hal ini?

 

 

 

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });