NGK Busi Hadir di OTOBURSA Tumplekblek 2019

NGK Busi Hadir di OTOBURSA Tumplekblek 2019

NGK Busi Indonesia.

JAKARTAINSIGHT.com | Sebagai produsen penyedia busi kendaraan, NGK busi sudah tidak diragukan lagi produknya. Bagi mereka yang berkutat dibidang otomotif, terlebih para produsen kendaraan bermotor, NGK busi merupakan pemasok terbesar untuk semua jenis kendaraan. Baik pengguna motor ataupun mobil, busi NGK selalu menjadi pilihan dan dicari sebagai suku cadang atau sparepart.

Lebih dari itu, NGK busi juga diklaim sebagai pemasok busi pada MotoGP, sebuah ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Di Indonesia NGK busi berada dibawah payung PT NGK Busi Indonesia, sebuah perusahaan patungan antara NGK Spark Plug Co Ltd dan PT. Pendawa Sempurna. Didirikan pada tahun 1977, NGK busi mulai produksi secara komersial pada tahun 1978.

PT NGK Busi Indonesia terus berinovasi dalam teknologi busi dan mengembangkan perubahan inovasi.  Oleh karena kualitasnya tersebut, busi NGK dipercaya menjadi Original Equipment Manufacturing (OEM) bagi sebagian kendaraan baru, baik roda dua seperti Honda, Yamaha dan juga Suzuki, sedangkan untuk roda empat ada Daihatsu, Suzuki, dan Honda.

Zulfikar Widiantoro selaku Marketing PT NGK Busi Indonesia mengatakan,"Keunggulan kualitas yang sudah teruji menjadikan meningkatnya kepercayaan masyarakat akan busi NGK. Tidak hany itu, kepercayaan dari agen pemegang merek (APM) semakin membuat Busi NGK menjadi pemimpin di pasar busi Indonesia sejak 2016 lalu."

Pasar otomotif Indonesia menjadi market yang sangat penting bagi NGK Busi. Karena lebih dari 50 persen penjualan NGK berasal dari Indonesia. Sementara untuk pasar global lini OEM, NGK berhasil menguasai sekitar 47 persen market share.

Walaupun meraih angka penjualan tertinggi, NGK busi tidak terlena. Mereka sadar, untuk  bisa mempertahankan pasar yang telah dikuasainya tentu tidak mudah. Ditambah dengan hadirnya beberapa merek baru yang siap menggoyang pangsa pasar yang telah dikuasai NGK busi.

Untuk itu, dengan menggandeng 25 kontributor dan juga 10 ATPM baik mobil maupun motor, NGK berusaha mempertahankan pangsa pasarnya. Ada tiga target yang menjadi incaran, yaitu ;

- Fokus penjualan busi, terutama pada kelas Platinum-Iridium. Kemudian juga penjualan pada produk busi racing NGK yang pertama kali akan dipasarkan di Indonesia.

- Memperkuat jaringan penjualan, dengan melebarkan sayap dan memperkuat kerja sama melalui kemitraan di wilayah-wilayah yang potensial. Salah satu contoh adalah, NGK busi aktif disetiap kegiatan-kegiatan yang berbau otomotif seperti Otobursa Tumplek Blek 2019 ini.

-Menyediakan busi untuk kendaraan Lawas atau Jadul. Selama ini banyak orang sering mengeluh saat mencari sparepart kendaraan lawas miliknya. Melalui program “Retro Sale”, NGK busi akan menghadirkan busi-busi untuk motor dan mobil lawas seperti ; Suzuki RC Bravo, Suzuki Tornado, Suzuki Crystal, Yamaha RX King, Yamaha RX S, Suzuki TS125 , Satria R, Daihatsu HiJet, Daihatsu Charade, Toyota Corolla, Toyota Kijang EFI, Toyota Yaris, Suzuki Escudo, Daihatsu Taruna, BMW 320 Series, dan lain-lainnya.

Untuk busi kendaraan lawas ini, harganya pun juga terbilang murah, hanya dibanderol Rp. 60.000,- .

“Selain adanya busi untuk motor lawas, di Otobursa juga ada promo-promo menarik yang tanpa diundi, seperti bawa pulang polo shirt, lap chamois, dan banyak lagi,” pungkas pria yang akrab disapa Ijoel ini.

Penulis: Iwan
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });