Miris! Seorang Balita Tewas Akibat Konsumsi ASI Beralkohol

Miris! Seorang Balita Tewas Akibat Konsumsi ASI Beralkohol

Ilustrasi foto (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Sapphire Williams, seorang balita di Selandia Baru terpaksa harus merenggang nyawa akibat kecerobohan sang ibu yang mengkonsumsi alkohol skala besar pada masa menyusui.

Pemeriksaan post-mortem menunjukkan, penyebab kematian dari bayi itu diakibatkan keracunan alkohol akut, lingkungan tidur yang berbahaya, prematur, kemungkinan septikemia (keracunan dalam darah karena bakteri masuk ke aliran darah), serta meninggal karena kekurangan napas.

Seperti dilansir The Sun, kematian Sapphire tersebut akibat terpapar alkohol secara tidak langsung setelah mengkonsumsi ASI dari sang ibu yang belakangan mengakui bahwa dirinya memang mengkonsumsi alkohol berjenis bourbon dan coke dengan jumlah yang besar sehari sebelum Sapphire meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal ditemukan bahwa darah di jantung Sapphire mengandung alkohol 308 miligram per 100 mililiter darah yang mana angka tersebut sangat tidak masuk akal dan membuat dokter dan ahli toksik sempat kebingungan dengan penemuan itu.

Kendati melakukan pemeriksaan ulang, hasilnya tetap sama, volume alkohol dalam jantung Sapphire menunjukan hasil yang serupa, seperti dilansir New Zealand Herald Reports 

Adanya temuan kasus tersebut menyimpulkan fakta bahwa alkohol bisa masuk kedalam tubuh bayi melalui sang ibu. Ahli koroner Debra Bell mengatakan bahwa alkohol yang ditemukan dalam tubuh bayi itu sudah pasti berasal dari konsumsi sang ibu.

"Tindakan ibu Sapphire menyoroti apa yang sudah pernah tercatat, alkohol dapat menular ke anak melalui ASI," ujarnya.

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com