Zakir Naik Dilarang Ceramah di Malaysia dan Terancam Pidana 2 Tahun Penjara

Zakir Naik Dilarang Ceramah di Malaysia dan Terancam Pidana 2 Tahun Penjara

Ulama kondang asal India, Zakir Naik dilarang ceramah di Malaysia dan terancam hukuman pidana menyusul ceramah kontroversi yang menyinggung etnis China dan agama Hindu di Malaysia / foto (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pihak otoritas Malaysia resmi mengeluarkan larangan ceramah terhadap ulama kontroversial asal India Zakir Naik. Keluarnya larangan tersebut merupakan buntut dari ceramah Zakir Naik beberapa waktu lalu yang menyinggung hak umat Hindu sebagai kaum minoritas 100 kali lipat dibanding umat Muslim yang adalah kelompok mayoritas di Malaysia.

Selain itu, dalam ceramah tersebut Zakir Naik juga menyinggung keberadaan etnis China di Malaysia yang dianggap hanya tamu dan seharusnya dipulangkan ke negara asalnya.

Pernyataan Zakir tersebut sontak saja mengundang sejumlah respon dari sebagian besar masyarakat di Malaysia, bahkan Mahathir Mohamad selaku perdana menteri Malaysia menyebut Zakir Naik sudah kelewatan dan balik menyinggung loyalitas etnis India di negara yang ia pimpin tersebut.

Selain larangan ceramah, Zakir juga hari ini juga akan menjalani pemeriksaan pihak Kepolisian Diraja Malaysia sebagai tindak lanjut dari adanya 115 laporan yang juga geram terhadap pernyataan rasial Zakir yang dianggap memecah belah persatauan.

Direktur Divisi Investigasi Kriminal (CID) pada Kepolisian Diraja Malaysia, Huzir Mohamed, Selasa (20/8) menyampaikan Zakir Naik diselidiki atas dugaan melanggar pasal 504 UU Pidana Malaysia, yang mengatur soal tindak penghinaan secara sengaja dengan niat untuk memprovokasi demi merusak perdamaian. 

Jika terbukti dinyatakan bersalah, Zakir naik bakal diganjar dengan hukuman maksimum dua tahun penjara, atau hukuman denda, atau keduanya. 

 

 

berbagai sumber

 

 

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });