Moeldoko : Negara ini bukan negara Ijtimak, gitu loh!

Moeldoko : Negara ini bukan negara Ijtimak, gitu loh!

Kepala Staff Kepresidenan, Jenderal TNI Purnanwirawan Dr. Moeldoko, S.IP. / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Terkait penyelenggaraan Ijtima Ulama IV yang digelar di Lorin Hotel Sentul 5 Agustus 2019 lalu, Kepala Staff Kepresidenan Jenderal TNI Purnanwirawan Dr. Moeldoko, S.IP. menyebut bahwa negara Indonesia adalah negara hukum dan bukan berdasarkan Ijtimak Ulama.

"Saya sudah mengatakan, negara ini bukan negara Ijtimak, gitu loh. Aturannya sudah jelas, negara ini adalah negara hukum, ada konstitusi, UUD 45, ada UU, ada perpres, ya sudah ikuti, apa lagi," kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).

Lebih jauh eks Panglima TNI tersebut menambahkan pemerintah akan melawan pihak-pihak yang mengembangkan ideologi selain Pancasila di Indonesia.

"Begini, negara kita ini kan bukan negara Islam. Negara kita ini negara... sudah jelas ideologinya, ideologi lain nggak bisa dikembangkan di sini. Sepanjang itu berlawanan dengan ideologi Pancasila, ya harus dilawan," sambung Moeldoko.

Diketahui sebelumnya, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak saat membacakan keputusan Ijtimak yang antara lain menolak pemerintahan terpilih sebab menurut pembahasan dalam Ijtimak tersebut, Jokowi - Ma'ruf Amin terpilih berdasarkan kecurangan yang terstruktur, sistematis, masif dan brutal.

"Dengan ini Ijtimak Ulama dan Tokoh ke IV memutuskan, menolak Kekuasaan yang berdiri [di] atas dasar kecurangan dan kezaliman, serta mengambil jarak dengan kekuasaan tersebut," ujar Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Martak saat membacakan keputusan Ijtimak.

 

 

Berbagai sumber

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com