Wow Harga Huawei P30 Pro Turun Hingga 90 Persen, Apa Penyebabnya?

Wow Harga Huawei P30 Pro Turun Hingga 90 Persen, Apa Penyebabnya?

Huawei P30 Pro (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Harga ponsel Huawei P30 Pro dilaporkan trade-in smartphone yang populer di Inggris turun hingga 90 persen, menjadi Rp1,8 jutaan. Menurun drastisnya harga jagoan Huawei itu bersamaan dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menambahkan perusahaan asal China itu dalam 'daftar hitam'.

Dilansir Ubergizmo, Minggu (9/6/2019), masuknya Huawei dalam daftar hitam oleh AS mencegah perusahaan melakukan bisnis dengan perusahaan AS, begitu pula sebaliknya. Dalam kondisi tersebut, ini mungkin menempatkan kondisi yang sulit bagi Huawei.

Ini karena banyak teknologi yang digunakan Huawei berasal dari perusahaan AS, seperti Google, Intel, Microsoft, dan sebagainya.

Faktanya, Huawei dilarang melakukan bisnis dengan perusahaan seperti Google, yang telah membuat banyak orang mempertanyakan masa depan perusahaan sebagai produsen smartphone.

Dengan kondisi ini, tampaknya tidak banyak yang percaya diri dengan kemampuan perusahaan untuk membalikkan keadaan, yang mengakibatkan harga unggulan terbaru perusahaan, Huawei P30 Pro, dinilai hancur.

Sebelumnya diwartakan Forbes, salah satu situs trade-in smartphone yang populer di Inggris, menunjukkan seberapa bernilainya suatu ponsel. Khusus Samsung Galaxy S10+ dalam kondisi baik, bisa diperdagangkan atau ditukar bisa mencapai nilai USD650, atau turun 45 persen dari harga awal.

Di situs yang sama, Huawei P30 Pro yang diperdagangkan dalam kondisi baik, kini mencapai nilai USD130 atau sekira Rp1,8 jutaan. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebesar 90 persen.

 

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com