Wah, PUBG Bakal Jadi Haram di Indonesia?

Wah, PUBG Bakal Jadi Haram di Indonesia?

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Permainan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) yang sedang marak belakangan ini tengah menjadi sorotan, dikarenakan sejumlah pihak menilai game ini sarat akan kekerasan yang dikhawatirkan bisa berdampak negatif pada orang yang memainkannya.

Salah satu pihak yang tengah serius mengamati permainan bergenre battle royale tersebut adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat yang sedang mengkaji fatwa haram terkait PUBG.

Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei, menyatakan pihaknya harus teliti terlebih dulu mengenai dampak dari game ini dan masih belum melakukan fatwa.

 

"Tapi secara umum kalau (PUBG) berdampak merusak jadi tidak boleh. Akan kami pertimbangkan buat fatwa supaya perlu ada menutup jalan kejahatan," ujarnya.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar menjelaskan wacana mengeluarkan fatwa haram itu memang bermula dari aksi teror di Selandia Baru.

Menurutnya, pelaku teror melakukan aksinya karena terinspirasi game PUBG.

"Ternyata pelaku (terorsi di Selandia Baru) ini terinspirasi oleh game PUBG. Nah jadi ini fenomena menarik kalau betul (PUBG) melahirkan tindakan (keji). Menarik dikaji untuk game ini," ucap Rafani.

Sejalan dengan MUI Jabar, MUI Pusat pun menyatakan siap untuk melakukan kajian terhadap game PUBG.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, mengatakan bahwa fatwa adalah jawaban hukum Islam dalam upaya memberikan solusi atas permasalahan yang muncul di masyarakat, pertimbangannya komprehensif.

"Kita akan lakukan kajian mendalam mengenai konten dan dampak yang ditimbulkan," katanya, Jumat (22/3/2019).

Langkah MUI Jabar juga diamini oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mendukung wacana fatwa haram game tembak-tembakan ini untuk melindungi masyarakat.

"Selama tujuannya untuk melindungi masyarakat, melindungi umat saya selalu mendukung," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, di Gedung DPRD Jabar.

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com