Gempa M 7,1 Maluku Utara, BMKG Belum Cabut Peringatan Dini Tsunami

Gempa M 7,1 Maluku Utara, BMKG Belum Cabut Peringatan Dini Tsunami

Peringatan dini Tsunami BMKG

JAKARTAINSIGHT.com | Gempa bumi magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB yang berlokasi di 1.63 Lintang Utara Bujur Timur (134 km Barat Laut Jailolo, Maluku Utara) dengan kedalaman 73 kilometer berpotensi Tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini Tsunami dengan status waspada di wilayah Sulawesi Utara sesaat setelah gempa terjadi.

“Dampak terkuat di Bitung, Gorontalo dan Ternate, berpotensi Tsunami di Minahasa Utara berstatus waspada,” terang Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triono dalam wawancara dengan Kompas TV, Kamis.

Status waspada adalah ancaman ketinggian Tsunami kurang dari 50 cm yang berpotensi di Minahasa Utara.

Meski peringatan Tsunami berstatus waspada, tapi masyarakat tetap diimbau berjaga-jaga, karena kata Rahmat, khawatir bersamaan dengan gelombang pasang sehingga bisa berdampak cukup signifikan.

Dia juga menjelaskan gempa yang mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara tidak berkaitan dengan gempa yang terjadi di Bali pada Kamis sore.

Sampai berita ini diturunkan, peringatan dini Tsunami yang dikeluarkan BMKG masih belum berakhir, dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BMKG terus melakukan pemantauan.

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com