Pengamat Sebut Pentingnya Sistem LAN Antar Instansi untuk Pembangunan Pertanian

Pengamat Sebut Pentingnya Sistem LAN Antar Instansi untuk Pembangunan Pertanian

Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Sistem tata kelola pertanian memiliki peran vital bagi kehidupan pertanian di Tanah Air. Apabila sistem tersebut tertata dengan baik, pembangunan pada sektor agrikultur akan menjadi baik sehingga juga berdampak positif bagi perekonomian negeri ini.

Dalam membangun sistem tata kelola yang baik, menurut pengamat pertanian Prabowo Respatiyo caturroso, sistem Lokal Areal Network (LAN) antar instansi harus terus dikembangkan dan diperkuat.

Hal tersebut diperlukan agar terjadi ‘kesamaan data dan laporan perkembangan pembangunan pertanian’ sehingga terjadi keharmonisan dalam pengambilan kebijakan sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, hortikultura dan peternakan.

"Oleh karena itu, mendirikan pusat Sistem Lokal Areal Network (LAN) di Kantor Kementerian Pertanian Pusat dan diseluruh Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota menjadi kebutuhan mendesak," ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/10/2019).

Ia juga mengatakan, dengan mengoptimalkan Sistem LAN, kita mampu memantau perkembangan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir, dan pengadaan bahan baku, proses produksi, panen, pasca panen sampai dengan pemasaran.

"Sekaligus saling memberikan informasi perkembangan pembangunan pertanian antara lain kemajuan teknologi dan sistem pertahanan dan keamanan pangan baik dalam negeri," jelasnya.

Prabowo menilai, dengan sistem LAN akan mampu memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional. Data produksi pangan yang akurat sangat penting guna mengetahui secara tepat angka Total PDB Tanaman Pangan yang menyumbang sekitar 30% total PDB pertanian.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang mengkhawatirkan adalah apabila terjadi pertumbuhan ekonomi sektor lain lebih besar dari sektor Pertanian.

"Maksudnya, laju pertumbuhan ‘konsumsi’ pangan lebih besar daripada pertumbuhan PDB Pertanian," imbuhnya.

"Maka, kita harus terus bekerja keras apabila terjadi kondisi seperti ini, guna mengatasi importasi produk pertanian yang masih sering terjadi," tutup pria yang pernah menjabat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

 

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });