Pesepeda Langgar Lalin Juga Bisa Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya, Berikut Penjelasannya!

Pesepeda Langgar Lalin Juga Bisa Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya, Berikut Penjelasannya!
Ilustrasi tindakan tegas (tilang) pelanggar lalu lintas.


JAKARTAINSIGHT.com | Operasi Patuh Jaya 2020 yang digelar jajaran Kepolisian Metro Jakarta (PMJ) berlaku bagi semua kendaraan pengguna jalan raya, tak terkecuali pengendara sepeda. Benarkah? Sepeda masuk dalam Operasi Patuh Jaya?

Dalam keterangan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan Operasi Patuh Jaya 2020 tidak hanya berlaku bagi kendaraan bermotor. Sambodo menyebut para pesepeda yang melanggar aturan lalu lintas juga tetap akan ditindak dalam operasi ini.(detikoto)

 

Bagaimana penjelasannya?
"Bagian dari Operasi Patuh Jaya 2020 ini kita akan melakukan peneguran kepada para pesepeda yang tidak tertib atau mengganggu arus lalu lintas," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).

Seluruh jajaran kesatuan kepolisian lalulintas (Satlantas) di bawah PMJ telah diinstruksikan untuk melakukan tindakkan tegas bagi siapa pun pengendara yang melanggar tertib berlalulintas. Sambodo juga mengatakan, para pesepeda tetap harus mengikuti aturan lalu lintas, termasuk lampu merah. Selain itu, pengawasan terhadap pesepeda juga dilakukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan di jalan.

Dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat melibatkan pesepeda. Jangan bila sudah terjadi kecelakaan menyalahkan pengguna jalan lainnya, padahal mungkin pesepeda itu yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

"Itulah alasan kami memasukan pengguna sepeda kedalam bagian dari Operasi Patuh Jaya 2020," jelas Sambodo menambahkan.

Selain itu, Sambodo turut menyinggung soal adanya rencana pemerintah daerah membuat aturan khusus bagi pesepeda di DKI Jakarta.

"Kita masih menunggu rencana dari pemda yang akan mengeluarkan keputusan gubernur, khusus yang menyangkut tata cara bersepeda di DKI," kata Sambodo.

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menggelar operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh Jaya 2020 mulai Kamis (23/07/2020), dan akan berlangsung hingga 5 Agustus 2020 mendatang.

Operasi Patuh Jaya 2020 juga merupakan operasi gabungan yang melibatkan total 1.800 personel TNI-Polri. Operasi digelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

Apa saja pelanggaran yang akan ditindak?
Pada Operasi Patuh Jaya kali ini, ada lima jenis pelanggaran yang jadi prioritas sasaran operasi.

Kelima pelanggaran tersebut yakni melawan arus, pengemudi dan penumpang motor tak menggunakan helm SNI, melanggar marka stop line, melintas di bahu jalan tol, serta menggunakan rotator atau sirene tidak sesuai ketentuan.

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com