Mirip Indonesia, Prancis Tutup Tempat Hiburan dan Minta Warga Tinggal di Rumah

Mirip Indonesia, Prancis Tutup Tempat Hiburan dan Minta Warga Tinggal di Rumah

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Upaya mencegah penyebaran corona virus Covid-19 pada tiap negara memang berbeda-beda, tentu karena berbagai pertimbangan dan faktor dalam menentukan sebuah kebijakan yang akan diambil.

Karenanya, meskipun penyebaran wabah Covid-19 telah merebak ke seantero dunia, namun tidak semua negara terdampak mengambil langkah serempak seperti me-lockdown kota atau bahkan seluruh negeri, tapi ada juga cara-cara lain yang digunakan dalam meredam sebaran infeksi coronavirus.

Misalnya saja, Cina yang me-lockdown kota Hubei sebagai daerash asal Covid-19 muncul, lalu beda dengan Korea Selatan yang tidak melakukan hal serupa dan memilih memadukan partisipasi publik sukarela dengan aplikasi kreatif teknologi canggih dalam melawan sebaran virus di negerinya.

Begitu juga dengan Indonesia yang sampai saat tidak melakukan lockdown, tetapi menekankan kepada edukasi pencegahan virus, dan membatasi kegiatan di keramaian. Seperti DKI Jakarta yang menutup sejumlah tempat wisata serta meliburkan sekolah juga mengimbau warga agar lebih banyak di rumah.

Meski negara tetangganya di Eropa seperti Spanyol dan Italia telah melakukan lockdown, namun Prancis memilih untuk mengambil langkah berbeda.

Sama dengan Indonesia, Prancis mengumumkan bahwa mereka akan menutup sebagian besar toko, restoran, dan fasilitas hiburan mulai tengah malam pada hari Sabtu dan mendesak orang untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, Eropa sekarang telah menjadi "pusat" penyebaran COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru.

Sumber: Aljazeera

 

 

Editor:Ganest
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com