Kronologi Polisi Terbakar Hidup-hidup dalam Demo Mahasiswa di Cianjur

Kronologi Polisi Terbakar Hidup-hidup dalam Demo Mahasiswa di Cianjur

Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Aksi demo dari kelompok mahasiswa Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus di gerbang depan Pemkab Cianjur, Jawa barat berujung ricuh.

Dari kericuhan tersebut, polisi terbakar karena terkena cipratan cairan diduga bensin.

Kelompok Cipayung Plus sendiri adalah gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda di antaranya GMNI Cianjur, PMII Cianjur, HMI Cianjur, HIMAT, CIF, IMM Cianjur dan PD Hima Persis Cianjur.

Dari keterangan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dijelaskan, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dijelaskan, awalnya aksi demo yang dimulai pukul 09.00 WIB berlangsung kondusif.

"Massa aksi mulai berkumpul dan melakukan orasi di Kantor DPRD Cianjur pada jam 10.00 WIB dengan jumlah massa 50 orang. Saat itu mahasiswa diterima perwakilan dari DPRD Cianjur," katanya.

Tuntutan yang disuarakan massa aksi antara lain, belum jelas arah 6 program strategis "Cianjur Jago", kesejahteraan warga Cianjur di bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Selain itu minimnya lapangan pekerjaan, belum terlaksananya reformasi agraria dan tuntutan mewujudkan kedaulatan pangan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, para peserta demo bergerak melakukan long march menuju kantor Pemkab Cianjur dengan rute Kantor DPRD Cianjur, Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Jalan Pangeran Hidayatullah, Jalan Siliwangi dan terakhir Kantor Pemkab Cianjur.

"Jam 12.00 WIB massa aksi tiba di Kantor Pemkab Cianjur dan kembali melakukan orasi. Sekitar jam 12.30 WIB, massa mulai melakukan pemblokiran di Jalan Siliwangi (depan pintu masuk Pemkab Cianjur) yang mengakibatkan kemacetan arus lalin sepanjang Jalan Siliwangi," katanya.

Sekitar pukul 13.00 WIB massa aksi melakukan pembakaran ban dan dilerai oleh anggota kepolisian. Akan tetapi massa semakin brutal yang mengakibatkan sejumlah anggota kepolisian terkena luka bakar.

"Karena ada salah satu massa aksi yang menyiram bensin ke sekitaran ban sehingga api menyambar anggota Kepolisian yang mencoba memadamkan api tersebut," kata Truno.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });