Lakukan Beberapa Aktivitas Ini Sebelum Tidur, Berat Badan Pasti Turun!

Lakukan Beberapa Aktivitas Ini Sebelum Tidur, Berat Badan Pasti Turun!

Ilustrasi, tidur yang baik bagi kesehatan. (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satu cara adalah dengan melakukan beberapa aktivitas pada malam hari atau sebelum tidur. Banyak.penelitian yang sudah dilakukan terkait hal ini, yang dapat membantu menurunkan berat badan seseorang.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa aktivitas sebelum tidur dapat mempengaruhi metabolisme tubuh serta meningkatkan kualitas tidur. Terlebih setelah melakukan aktivitas padat di siang hari. Biasanya orang tidak memperhatikan hal ini, dan memilih langsung tidur. Padahal ini justru bisa berakibat gelisah dan susah tidur.

Sebaliknya dengan melakukan beberapa aktivitas ringan sebelum tidur akan memberikan dampak pada berat badan serta kualitas tidur yang lebih baik.

Penjelasannya adalah, pada malam hari tubuh akan membakar setidaknya 300 hingga 400 kalori. Ini setara dengan energi yang dikeluarkan saat berlari atau jogging selama satu jam. 

Banyak ahli yang mengatakan, tidur cukup memang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun ada kebiasaan-kebiasaan pada malam hari yang juga dapat berpengaruh pada penurunan berat badan sebelum tidur. 

Berikut ini beberapa aktivitas yang dapat dilakukan sebelum tidur untuk mengurangi berat badan, yaitu:

a.Perhatikan suhu dingin dalam kamar

Bila kamar tidur anda menggunakan AC, atur suhu ruang tidur sekitar 18 derajat Celcius. Dijelaskan bahwa tubuh kita dirancang untuk mulai mendingin pada sore hingga malam hari. Tubuh kita mengoperasikan proses yang disebut termoregulasi pada siklus 24 jam, seperti halnya siklus tidur-bangun yang dapat membuat tubuh menyesuaikan suhu inti. Menurunkan suhu tubuh di malam hari dapat membantu tidur lebih nyenyak. Tapi dengan menaikannya juga dapat membuat tubuh bergerak ke dalam kondisi kewaspadaan di pagi hari. 

Ada sebuah penelitian oleh para ahli yang mengatakan, sangat penting untuk menemukan keseimbangan antara panas dan dingin pada tubuh. Untuk itu perlu dipahami bahwa suhu kamar (ber-AC) yang baik untuk tidur adalah sekitar 18 derajat celcius. Dan manfaat terbaik dari tidur dengan suhu tubuh yang lebih dingin adalah dapat membuat tubuh membakar lebih banyak energi untuk mempertahankan panas. Inilah sebabnya tubuh akan terlihat lebih langsing saat di pagi hari.

 

b. Mengkonsumsi jus buah Beri

Dalam sebuah penelitian melaporkan, jenis buah Beri (anggur) ternyata dapat membantu dalam membakar kalori. Para ilmuwan dari Washington State University yang melakukan sebuah penelitian pada hewan tikus mendapatkan hasil dimana seekor tikus yang diberi reservatol dalam jumlah yang setara dengan 12 ons per hari untuk manusia berkurangnya lemak putih pada tubuhnya. Reservatol adalah polifenol, sejenis antioksidan yang ditemukan dalam sebagian besar buah-buahan, termasuk buah anggur. 

Mereka yang sering mengkonsumsi reservatol memiliki 40% kemungkinan lebih kecil untuk mengalami obesitas. 

 

c. Perhatikan pola tidur

Pola tidur yang teratur, dengan memperhatikan jam tidur dan bangun setiap harinya juga dapat membantu menurunkan berat pada tubuh. Prof. Bruce, seorang ilmuwan yang melakukan penelitian pada beberapa orang yang memiliki pola tidur baik akan memiliki berat tubuh lebih sehat karena waktu tidur dan bangun yang konsisten akan berhubungan pada lemak tubuh yang lebih rendah. 

 

c. Kurangi penggunaan gadget di malam hari

Penggunaan gadget pada malam hari akan berdampak buruk bagi kesehatan mata dan berpengaruh pada tidur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, orang yang terpapar radiasi gadget rata-rata akan membutuhkan waktu 10 menit lebih lama untuk tidur, sehingga akan bangun dengan kondisi lelah.

Radiasi ultraviolet yang terpancar dari gadget akan menghambat produksi melantonin pada tubuh. Melantonin adalah hormon pada tubuh yang mempengaruhi waktu tidur, bahkan pada beberapa eksperimen ditemukan kadar melantonin yang rendah dapat menimbulkan kanker. 

 

e. Seringlah mengkonsumsi makanan Berprotein

Selama dikonsumsi dengan takaran yang benar, beberapa makanan bisa dikonsumsi sebelum tidur. Disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang berprotein tinggi, seperti greek yoghurt, dada ayam tanpa kulit, keju rendah lemak, pisang, kefir, almond, atau selai kacang. 

Sebuah penelitian yang dilakukan Department of Human Movement Sciences, NUTRIM School for Nutrition, Belanda, membuktikan mengonsumsi makanan berprotein sebelum tidur dapat menjadi sumber nutrisi yang efektif untuk meningkatkan ketersediaan asam amino plasma, merangsang sintesis protein otot rangka, sehingga meningkatkan keseimbangan protein pada tubuh selama tidur malam.

 

f. Olahraga ringan

Aktivitas berupa senam atau olahraga ringan juga sangat disarankan dilakukan sesaat sebelum tidur. Kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan stress dan menaikkan metabolisme pada tubuh sebelum tidur. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Progress in Cardiovascular Diseases, kombinasi latihan kardio dan resistensi dapat membantu penurunan berat badan yang signifikan, terutama jika melakukan kardio dengan volume tinggi. Penelitian lain juga menemukan bahwa berolahraga pada malam hari tidak akan mengganggu siklus tidur. 

 

 

 

(sumber dikutip dari detikhealth)

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });