Dituntut Bayar Gaji Wartawan, Bos Inspirator Media Berencana Bubarkan Perusahaan

Dituntut Bayar Gaji Wartawan, Bos Inspirator Media Berencana Bubarkan Perusahaan

Ilustrasi: Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Permasalahan di tubuh PT Inspirator Media Indonesia masih terus bergulir. Alih-alih bayarkan gaji seluruh wartawan dan jajaran direksi, Teten Indra selaku Komisaris malah berencana membubarkan perusahaan media tersebut.

Hal itu diutarakan Zulfahmi Siregar (Fahmi) selaku Pemimpin Redaksi Inspiratormedia.id yang mengatakan pihaknya mendapat undangan dari Teten Indra untuk melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (31/7/2019) di Wisma BNI 46, Sudirman, Jakarta Pusat.

Surat undangan RUPS tersebut diberikan melalui pesan WhatsApp yang diterima Fahmi pada 29 Juli 2019, pukul 01.00 WIB dini hari. Adapun dalam undangan itu tertulis untuk pembubaran PT. Inspirator Media Indonesia.

"Bapak Teten Indra disini terkesan sangat melecehkan kinerja kita selama ini, jelas-jelas faktanya belum menunaikan hak-hak (gaji, upah/honor) Tim Redaksi Inspirator Media. Kok main undang kita untuk bubarkan inspirator," ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8/2019).

Ia menambahkan, yang anehnya undangan dikirim melalui pesan aplikasi perpesanan bukan melalui surat resmi yang dikirim melalui pos dan alamat redaksi ataupun ke alamat teman-teman yang lain.

Fahmi mengaku dirinya dan nama-nama yang disebutkan dalam surat tersebut tidak merasa sebagai pemegang saham dalam PT. Inspirator Media Indonesia. Dikarenakan tidak pernah melihat dokumen asli Akta Notaris NETTY MARIA MACHDAR, SH. Nomor: 300, Tanggal 28 September 2018.

"Jika kami dianggap sebagai pemegang saham idealnya pernah diperlihatkan atau melihat dokumen Akta Notaris seperti yang dimaksud dalam undangan tersebut. Setidaknya memiliki salinan akta tersebut," tuturnya. 

"Saya merasa Komisaris Utama hanya berdalih agar menghindar menyelesaikan upah Tim Redaksi," lanjut Fahmi.

Sementara, Norman Arief selaku Pemimpin Umum PT. Inspirator Media Indonesia mengatakan pihaknya berharap Teten Indra menyelesaikan permasalahan internal terlebih dahulu sesuai janjinya.

"Terkait gaji atau honor, kami akan mendikusikan ini  bersama para wartawan dan kontributor. Jika memang kami masih dipaksakan sebagai pemegang saham di PT. Inspirator Media Indonesia, acuan kami adalah draft AKTA Notaris terakhir dimana terdapat salah satu pemegang sahamnya adalah sdr. Saanan Ichsan,’’ papar Norman.

Ia pun menolak hadir dalam undangan  RUPS tersebut dikarenakan alamat undangan bertempat di Wisma BNI 46 Lantai 47 Kav I Jl.Sudirman – Jakarta Pusat, bukanlah tempat representatif.

"Sebab PT. Inspirator Media Indonesia sejak periode Pemimpin Umum sdr. Taryono Asa beralamat di Jl. KH. Wahid Hasyim. No.14B. Lt.3, Gondangdia. Jakarta Pusat," kata Norman.

Masih menurut Norman, sebaiknya tunjukkan itikad baik dan dewasa saja. seharusnya seorang Komisaris Utama dalam menyelesaikan persoalan internal ini, bukan malah mengalihkan persoalan dengan membubarkan Perseroan Terbatas Inspirator.

"Karena masalah pokoknya adalah menunaikan janji pembayaran gaji, honor atau yang dijanjikannya sendiri. Jadi sebaiknya jangan mengulur-ulur waktu. Sebab seiringnya perjalanan waktu ‘argo’ (gaji, honor/upah) yang akan dibayarkan terus bertambah," ujarnya dengan tenang.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });