Karna Brata ke Yusril : Christoper Richard memang tidak pernah menjual karena tidak punya hak

Karna Brata ke Yusril : Christoper Richard memang tidak pernah menjual karena tidak punya hak

Karna Brata Lesmana / foto (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Menanggapi pernyataan kuasa hukum Christoforus Richard, Yusril Ihza Mahendra yang menyebut bahwa kliennya tersebut tidak pernah menjual lahan SHGB No. 72/ dan SHGB No. 74/ yang berlokasi di wilayah Unggasan-Bali, Karna Brata Lesmana angkat bicara.

Menurut Karna Brata selaku pihak yang membeli lahan tersebut dari PT. Mutiara Sulawesi (MS), sosok CR memang benar tidak pernah menjual lahan tersebut kepada PT.MS dikarenakan CR tidak memiliki hak menjual lahan tersebut saat itu.

"CR tidak pernah menjual SHGB 72 dan 74 memang benar, yang tidak diketahui pak Yusril I , CR tidak pernah membeli ShGB 72 dan 74 , bagaimana dia bisa mempunyai hak atas lahan tsb," ungkap Karna Brata saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/7) kemarin.

Lebih jauh Karna Brata menjelaskan, "CR membeli saham Pt NRW pada 2005 , sedangkan SHGB 72 dan 74 telah disepakati oleh direksi NRW yg Lama sebelum CR masuk ke NRW pada tahun 2003 untuk dijual dan uang sebesar 5 milyar Rupiah telah diterima oleh pemilik PT NRW yang sebelumnya, yaitu Harry Sapto," lanjutnya.

"Hal tersebut juga diketahui oleh CR saat itu dan sudah melalui proses notariat yang sah. Sehingga pada tahun 2005 sertifikat SHGB beralih dari Kepemilikan PT NRW ke PT Mutiara Sulawesi."

"Tahun 2010 tanah tersebut dialihkan oleh PT MS ke Karna Brata Lesmana dan PT knight Bridge juga melalui proses notariel yangg sah dan di ketahui oleh BPN," papar Karna.

"Pada tahun 2011, CR melalui kebohongannya mengelabui oknum BPN untuk mendapatkan SHGB 72 dan 74 yang seakan akan masih menjadi milik pt NRW, itulah yang mengakibatkan CR berurusan dengan hukum dan diputus oleh Hakim yg lurus untuk dihukum pidana 3 tahun penjara potong masa tahanan di polri dan kejaksaan," tutup Karna.

Karna Brata juga mengaku siap bertemu dengan Yusril menunjukan bukti-bukti asli yang berkekuatan hukum terkait lahan yang dimaksudkan.

 

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Aceh Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,5
Kamis, 05 Desember 2019 19:13:51

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });