Jet Tempur Su-30 Venezuela Agresif Bayangi Pesawat Mata-mata AS

Jet Tempur Su-30 Venezuela Agresif Bayangi Pesawat Mata-mata AS

Jet tempur Su-30 Venezuela (Ist)

JAKARTAISNIGHT.com | Pihak militer Amerika Serikat (AS) melakukan protes atas aksi yang dilakukan jet tempur Su-30 Venezuela karena agresif membayangi pesawat mata-mata EP-3 Aries II AS.

Militer Caracas pun mrespons protes AS dengan menegaskan, jet tempurnya bertindak karena pesawat militer Washington sudah memasuki ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negara yang dipimpin Presiden Nicolas Maduro tersebut.

Kejadian itu berlangsung hari Jumat pekan lalu di atas Laut Karibia. Komando Selatan Amerika Serikat (AS) menyampaikan protes pada hari Minggu. (Baca: AS Tuding Jet Tempur Venezuela Lakukan Manuver Berbahaya)

Komando tersebut, dalam sebuah pernyataan, mengatakan SU-30 Flanker buatan Rusia mendekati pesawat EP-3 Aries II Angkatan Laut Amerika Serikat dalam jarak yang tidak aman.

"Dalam cara yang tidak profesional, sementara pesawat terbang di wilayah udara internasional yang disetujui," bunyi pernyataan Komando Selatan AS.

"AS secara rutin melakukan misi deteksi dan pemantauan multi-nasional yang diakui dan disetujui di kawasan untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga negara kami dan orang-orang dari mitra kami," lanjut komando tersebut dengan merilis video pertemuan pesawat mata-mata dan jet tempur.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, mengatakan interaksi itu terjadi setelah EP-3 dengan kemampuan pengintaian radio-elektronik dan kemampuan perang anti-kapal selam diintersepsi dalam Zona Ekonomi Eksklusif Venezuela.

Padrino, seperti dikutip Reuters, Senin (22/7/2019), mengatakan ada lusinan "serangan" serupa di wilayah udara Venezuela. Namun, dia tidak merinci data pelanggaran wilayah udara tersebut.

Komando Selatan AS mengatakan insiden itu menggarisbawahi pengabaian Presiden Venezuela Nicolás Maduro atas hukum dan perjanjian internasional, serta dukungan militer yang tidak bertanggung jawab Rusia untuk rezim yang tidak sah.

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });