PT Pos Pinjam Uang untuk Bayar Tunggakan Gaji, Bagaimana Sebenarnya?

PT Pos Pinjam Uang untuk Bayar Tunggakan Gaji, Bagaimana Sebenarnya?

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Santer tersiar kabar bahwa PT Pos Indonesia harus mengajukan pinjaman ke bank untuk membayar tunggakan gaji karyawannya, dan juga anggota Komisi IX DPR RI yang melakukan teguran terkait hal tersebut.

PT Pos Indonesia pun segera merespons informasi yang kadung ramai itu melalui Direktur Keuangannya, Eddi Santosa dengan menjelaskan bahwa pinjaman memang dilakukan, namun bukan cuma untuk bayar gaji karyawan. Pinjaman digunakan untuk seluruh modal kegiatan perusahaan.

"Kalau pinjam uang buat bayar gaji, nggak akan ada yang kasih pinjam. Pinjaman itu untuk modal kerja, hal yang sangat wajar dalam bisnis," kata Eddi saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

lebih rinci ia menjabarkan, untuk membayar gaji masuk dalam biaya operasi. Dia menegaskan bukan berarti pinjaman hanya digunakan untuk membayar gaji karyawan.

"Membayar gaji termasuk dalam biaya operasi. Tapi bukan berarti pinjam uang untuk bayar gaji," tegas Edi.

Ia juga turut memberi bantahan soal gaji karyawan yang tertunda, pertama permasalahan karyawan, dia mengklaim semua hak karyawan sudah terpenuhi. Mulai gaji, tunjangan, bahkan hingga BPJS, dia juga menegaskan tidak ada PHK yang dilakukan perseroan.

"Hak karyawan tidak tertunda, kenaikan gaji karena cost living adjustment terus diterapkan. Tidak ada PHK karena restrukturisasi. BPJS, iuran pensiun dibayar lancar," kata Eddi.

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });