Mitos dan Fakta Menjelang Pernikahan, No.4 Bikin Deg-degan!

Mitos dan Fakta Menjelang Pernikahan, No.4 Bikin Deg-degan!

Ilustrasi: Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Pernikahan adalah suatu hal yang sakral sekaligus momen membahagiakan bagi dua insan yang akan mengarungi bahtera kehidupan membentuk sebuah keluarga baru dan membangun generasi serta keturunan.

Mengingat pentingnya momen tersebut, maka tak heran jika seseorang atau pasangan yang akan melangsungkan prosesi penting itu pasti sangat sibuk dengan berbagai persiapan. Jika itu yang terjadi maka bisa dibilang wajar.

Tapi terkadang ada saja yang menjadi beban pikiran bagi kedua pasangan saat menjelang pernikahan. Tentu bukan lah persiapan, melainkan hal-hal yang sebetulnya tidak perlu dipikirkan namun cukup membuat khawatir.

Misal seperti mitos lama yang tenar dan kerap mengganggu para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan, apa sajakah itu?

1. Menikah adalah menambah masalah

Nah, ungkapan ini sering sekali diutarakan pihak-pihak tak bertanggung jawab. Siapa bilang masalah akan muncul setelah menikah? Sejatinya masalah pasti mendatangi setiap manusia kapan pun itu. Malah setelah menikah akan ada pasangan yang bisa diajak berdiskusi mencari jalan keluar atas masalah yang dihadapi. Jadi, berpikirlah positif ya!

2. Pantang keluar rumah selama masa pingitan

Juga untuk mitos yang satu ini, larangan keluar rumah muncul dari bentuk kekhawatiran atas teradinya hal-hal yang tidak diinginkan pada si calon pengantin, misal celaka atau musibah lainnya. Sebenarnya, suatu hal yang tidak baik terjadi bukan karena saat akan menikah saja, melainkan bisa kapan dan dimanapun. Yang terpenting adalah kehati-hatian dalam menjalankan segala aktivitas.

3. Jangan menggunakan gaun pengantin warna merah

Mitos ini muncul di negara belahan barat. Warna merah untuk gaun pesta menjadi pantangan untuk digunakan dengan alasan bahwa merah merupakan simbol akan kematian. Konon, karena inilah, gaun-gaun pengantin kebanyakan menggunakan warna putih atau gading agar nampak lebih suci dan memiliki aura positif.

4. Setelah menikah, kehidupan seks menurun

Banyak yang mengatakan bahwa setelah memasuki bahtera pernikahan, kehidupan seks kamu dan pasangan akan menurun. Padahal, mitos ini tidak sepenuhnya benar, karena kepuasan tersebut relatif adanya. Bahkan menurut hasil survei menyatakan bahwa hal tersebut berbanding terbalik. Beberapa studi membuktikan bahwa orang yang sudah menikah punya kehidupan seks yang lebih baik daripada lajang. Alasannya tentu karena mereka lebih menikmatinya.

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });