Dibilang Mirip The Nun, Shandy Aulia Bantah Film Kutuk Mencontek

Dibilang Mirip The Nun, Shandy Aulia Bantah Film Kutuk Mencontek

Poster Kutuk (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Sebuah film terkadang dirasa mirip dengan film lainnya, biasanya pembandingan itu disandingkan dengan yang populer, sebenarnya belum tentu demikian.

khalayak hanya melihat dari poster yang sekilas mirip lantas langsung memvonis mencontek. Padahal tampilan poster belum dapat menerangkan isi jalan ceritanya sepenuhnya.

Demikian halnya dialami film horor lokal berjudul Kutuk yang jadi perbincangan para netizen karena dinilai mencontek ide dari film The Nun produksi Hollywood tahun 2018 lalu.

Jika dilihat dari poster film Kutuk, memang konsep desainnya agak-agak mirip dengan konsep The Nun. Tapi Shandy Aulia yang berperan sebagai perawat bernama Maya dalam film tersebut menampik keras. Ia menegaskan bahwa Kutuk sama sekali tidak mencontek The Nun.

"Itu kan hanya melihat dari poster. The Nun dan Kutuk ibarat kutub selatan dan kutub utara. Berbeda sama sekali,” kata Shandy di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Ia menilai masyarakat Indonesia kurang memahami perbedaan busana perawat di negara-negara lain yang mirip dengan busana biarawati. Padahal, perawat dan biarawati adalah profesi yang berbeda.

"Orang Indonesia kurang memahami wardrobebiara dengan suster. Suster dengan biarawati beda. Saya bukan biarawati. Kalau The Nun kan biarawati,” jelasnya.

Shandy menambahkan sebelum memutuskan untuk menggarap film tersebut, tim sudah melakukan riset tentang sosok perawat di negara lain. Ada perbedaan pada penutup kepala yang dikenakan perawat dan biarawati.

“Fungsi penutup kepala dalam film Kutuk hanya sebagai pengikat rambut agar tak mudah terjatuh. Sehingga seorang perawat supaya tetap higienis. Saya juga enggak pakai ornamen biarawati sama sekali, simbol Katolik dan sebagainya. Saya jamin enggak ada hubungannya dengan The Nun,” kata Shandy.

Lebih  lanjut, pemeran Tita dalam Eiffel I’m In Love itu mengajak masyarakat menonton filmKutuk yang berbeda dari film horor lainnya. Shandy juga berperan sebagai produser di film itu.

“Kutuk adalah film petama yang saya produseri. Terlibat dalam story-nya. Ceritanya lengkap dari awal sampai akhir,” kata Shandy.

Film Kutuk, yang akan segera tayang pada 25 Juli 2019, disutradarai oleh Rudi Aryanto dan dibintangi oleh Shandy Aulia, Alice Norin, Stuart Collin, Bryan Mckenzie, Vitta Mariana, Laxmi Darra, Erwin Bagindo, Ade Puspa, Nek Acih, dan Abah Yongki.

Premis Kutuk sendiri bercerita tentang seorang perawat di sebuah panti jompo yang mengalami kejadian mistis.

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Banding Dikabulkan, Ahmad Dhani Segera Bebas
Jumat, 08 November 2019 14:39:57

Intip Yuk Gimana Si Manis Jembatan Ancol Zaman Now!
Selasa, 05 November 2019 02:41:20

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510680910rohingya-exp-slide-4A9Q-superJumbo.jpg
INTERNASIONAL
1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510729521Mayjen-TNI-Doni-Monardo.jpg
NASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });