Taliban Tewaskan 25 Orang Saat pembicaraan Damai dengan AS

Taliban Tewaskan 25 Orang Saat pembicaraan Damai dengan AS

Kelompok Taliban (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pejuang Taliban tewaskan sedikitnya 25 pasukan pro-pemerintah di Afghanistan utara ketika perundingan damai putaran ketujuh dengan Amerika Serikat (AS) sedang berlangsung di Doha ibukota Qatar.

Para pejabat di Afghanistan mengatakan kelompok bersenjata menyerang para pejuang pro-pemerintah di Baghlan pada Jumat malam. Selain korban tewas, ada delapan orang lainnya cedera dalam pertempuran berjam-jam sejak Jumat malam.

Al Jazeera melaporkan, Taliban telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan.

Putaran baru pembicaraan antara AS dan Taliban telah dimulai di Doha pada hari Sabtu, hanya beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Washington berharap untuk perjanjian perdamaian Afghanistan sebelum 1 September.

"Ada harapan yang tulus dari kedua belah pihak," kata seorang pejabat senior AS, yang menolak disebutkan namanya karena merasa tak berwenang berbicara kepada media, tulis Reuters.

Perundingan Doha berpusat pada empat masalah yang saling terkait: jaminan Taliban bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan pejuang menggunakan Afghanistan untuk melancarkan serangan internasional, penarikan pasukan AS dan NATO, dialog intra-Afghanistan dan gencatan senjata permanen.

Sekitar 20.000 tentara asing yang sebagian besar adalah orang Amerika, berada di Afghanistan sebagai bagian dari misi NATO yang dipimpin AS untuk melatih, membantu, dan memberi nasihat kepada pasukan Afghanistan. Beberapa ribu pasukan AS melakukan operasi kontraterorisme.

Khalilzad telah berada di Afghanistan dan negara-negara kawasan selama beberapa minggu untuk bertemu dengan perwakilan mereka dan pejabat Afghanistan, termasuk Presiden Ashraf Ghani.

Dalam perjalanan ke Kabul pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa AS hampir menyelesaikan draft perjanjian dengan sekutu mengenai jaminan kontraterorisme dan dia berharap pakta perdamaian dapat dicapai pada 1 September.

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });