Presiden Iran Rouhani Sebut AS Idiot dan Keterbelakangan Mental

Presiden Iran Rouhani Sebut AS Idiot dan Keterbelakangan Mental

Presiden Iran Hassan Rouhani (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Presiden Iran Hassan Rouhani telah menolak sanksi baru yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) pada Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei sebagai "keterlaluan dan idiot" serta menggambarkan Gedung Putih sebagai "keterbelakangan mental".

Dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi nasional Iran pada hari Selasa, Rouhani mengatakan sanksi terhadap Khamenei akan gagal karena dia tidak memiliki aset di luar negeri dan menggambarkan langkah yang diambil AS akhir-akhir ini sebagai tanda keputusasaan.

"Tindakan Gedung Putih berarti itu mengalami keterbelakangan mental. Strategi sabar Teheran jangan disalahartikan karena ketakutan," kata Rohani

Pejabat Iran telah menggunakan penghinaan ini di masa lalu tentang Presiden AS Donald Trump, tetapi itu adalah awal dari strategi Rouhani sendiri yang relatif diukur.

Trump menargetkan Khamenei dan pejabat tinggi Iran lainnya dengan sanksi pada hari Senin, dalam upaya untuk meningkatkan tekanan pada Iran setelah menjatuhkan drone AS tak berawak pekan lalu.

Sasaran dari sanksi baru termasuk tokoh militer senior di Iran, yang aksesnya ke aset keuangan di bawah yurisdiksi AS sekarang akan diblokir.

Washington juga mengatakan akan memberlakukan sanksi terhadap menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, minggu ini.

Langkah itu dilakukan sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menegaskan kembali bahwa Washington siap untuk mengadakan pembicaraan dengan Iran "tanpa prasyarat".

Rouhani menolak tawaran Pompeo, dengan mengatakan: "Anda menyetujui menteri luar negeri secara bersamaan dengan permintaan untuk pembicaraan." Dia kemudian menyebut sanksi baru AS "keterlaluan dan bodoh".

 

Sumber: Aljazeera

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });