Selain Huawei, 5 Perusahaan Superkomputer Cina Ini Kena Blokir AS

Selain Huawei, 5 Perusahaan Superkomputer Cina Ini Kena Blokir AS

Ilustrasi Superkomputer (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina perlahan namun pasti memberi dampak serius bagi sejumlah perusahaan, terutama di pihak Tiongkok.

Terbukti, setelah Huawei putus dengan Google, kini Departemen Perdagangan (AS) menambahkan beberapa perusahaan superkomputer milik pemerintah Tiongkok ke dalam daftar hitam perdagangan mereka.

Diberitakan Reuters, sama halnya dengan Huawei, Sugon, Wuxi Jiangnan Institute of Computing Technology, Higon, Chengdu Haiguang Integrated Circuit dan Chengdu Haiguang Microelectronics Technology dikenai alasan terkait keamanan nasional AS.

5 perusahaan komputer super Cina itu dianggap mengembangkan superkomputer untuk militer, sehingga sangat berpotensi merusak keamanan nasional AS.

Selain AS dan negara Eropa, Cina memang diketahui juga turut mengembangkan superkomputer sebagai bagian dari dukungan aktivitas militer.

Lantas, beberapa tahun belakang AS mendapati National University of Defense Technology (NUDT) - akdemi militer top Cina diketahui memanfaatkan prosesor dan perangkat lain asal AS untuk mengembangkan komputer super, yang diyakini mendukung simulasi nuklir dan aktivitas militer Cina.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });