Sering Salah Kaprah, Berikut Mitos dan Fakta Tentang Pisang!

Sering Salah Kaprah, Berikut Mitos dan Fakta Tentang Pisang!

Istimewa

 

JAKARTAINSIGHT.com | Pisang adalah salah satu buah yang menjadi favorit dan digemari masyarakat. Karena selain rasanya yang lezat, buah yang memiliki warna kuning cerah ini bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, juga harganya cukup terjangkau.

Tidak hanya itu, pisang juga memiliki segudang manfaat dan kebaikan bagi kesehatan tubuh karena terdapat kandungan gizi dan nutsisi yang baik. Tapi sayangnya ada saja yang mengklaim bahwa buah ini bisa berbahaya sehingga salah kaprah dan takut untuk mengonsumsinya.

Berikut mitos dan fakta buah pisang yang dihimpun redaksi Jakartainsight dari berbagai sumber:

Bahaya untuk penderita diabetes

Ada yang mengatakan bahwa pisang berbahaya untuk penderita diabetes karena memiiliki kadar gula yang tinggi.

Faktanya, American Diabetes Association (ADA) mengijinkan buah pisang di konsumsi oleh penderita diabetes asalkan takaran dan kandugan karbohidratnya tidak berlebih.

Pisang mengandung Vitamin B dan Fruktosa yang merupakan sumber gula alami yang aman dan baik untuk tubuh.

Bahaya bagi penderita hipertensi

Mitos juga menyebutkan penderita tekanan darah tinggi wajib menghindari pisang. Padahal faktanya, penderita tekanan darah tinggi tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi, pisang memiliki kandungan garam yang sangat minim.

Di samping itu, pisang juga memiliki kandungan kalium yang baik unutk penderita tekanan darah tinggi, serta terdapat kandungan elektrolit yang tidak akan membahayakan tubuh.

Pisang bisa bikin perut buncit

Ada lagi yang menyebutkan pisang dapat membuat perut menjadi buncit dan tidak cocok bagi yang sedang melakukan program diet.

Faktanya, pisang mengandung prektin dan kaya akan serat sehingga bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama dan mengurangi rasa kembung.

Pisang juga rendah lemak dan membantu menyeimbangkan kadar kolesterol serta pembakaran lemak. Selain itu, kandungan vitamin B6, mineral, dan potassium yang terdapat di dalam buah pisang juga bisa menyehatkan tubuh.

Penderita maag jangan makan pisang

Lalu sering dibilang bagi penderita maag atau asam lambung jangan sekali-kali berani makan pisang. Faktanya, orang yang punya maag malah dianjurkan makan pisang untuk kesehatan pencernaan mereka jika buah ini rutin dijadikan camilan.

Si kuning manis ini merupakan antasida alami dan berfungsi menetralkan asam lambung.

Pisang juga mengandung antioksidan flavonoid bernama leucocyanidin, yang membantu meningkatkan membran mukus dalam lambung sehingga mencegah terjadinya tukak lambung.

 

 

Penulis: Khusaenah
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });