Tinggi Kunjungan Kapal Pesiar ke Benoa Jadi Keberhasilan Ekonomi Bali

Tinggi Kunjungan Kapal Pesiar ke Benoa Jadi Keberhasilan Ekonomi Bali

Pelabuhan Benoa Bali (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Tingginya kunjungan kapal pesiar di pelabuhan Benoa Bali jadi tolak ukur keberhasilan ekonomi Pulau Dewata. Hal itu dikemukakan CEO Regional Bali Nusra Pelindo III, Wayan Eka Saputra dalam keterangan persnya, Kamis (13/6/2019).

Ia mengatakan pengembangan Pelabuhan Benoa Bali yang dilakukan Pelindo III telah meningkatkan ekonomi di Pulau Dewata dengan dilihat dari tingginya kunjungan kapal pesiar di pelabuhan setempat.

Berdasarkan catatan Pelindo III kunjungan penumpang kapal pesiar pada tahun 2018 tercatat 54.802 orang wisatawan mancanegara, naik 5 persen dibanding tahun 2017 sebanyak 52.125 orang.

Sedangkan hingga Mei 2019, kata dia, tercatat jumlah kapal pesiar sebanyak 26 unit dengan penumpang sebanyak 24.418 orang wisatawan mancanegara telah mengunjungi Bali melalui Pelabuhan Benoa.

"Target kapal pesiar di tahun 2019 ini sendiri sebanyak 75 unit kapal pesiar," kata Wayan Eka Saputra.

Ia mengatakan, beberapa pengembangan Benoa yang telah dilakukan di antaranya merampungkan pengerukan dan pendalaman alur dari minus 9 Meter low water spring/rata-rata muka air laut (LWS) menjadi minus 12 Meter LWS.

Hal itu, memungkinkan kapal pesiar dengan Length of All (LOA) / ukuran panjang lebih dari 350 Meter dapat bersandar didermaga dimana sebelumnya hanya berlabuh di luar Alur Pelabuhan.

Selain itu, kata dia, "turning basin" atau area untuk berputar kapal juga diperlebar sehingga kapal yang memiliki radius putar lebih panjang dapat melakukan manuver dengan aman dari 300 meter sekarang menjadi 420 meter.

Serta lebar di kolam timur dari awal 150 meter sekarang telah menjadi 200 meter, dan untuk kolam barat dari 150 meter menjadi 330 meter.

Pengembangan lainnya, adalah peningkatan fasilitas pelabuhan khususnya terkait dengan gedung terminal penumpang, Pelindo III meningkatkan kapasitas gedung terminal penumpang yang semula hanya berkapasitas 900 orang akan diperbesar hingga menampung 3.500 orang dalam bangunan seluas 5.600 meter persegi.

Pembangunan gedung terminal penumpang kapal pesiar di Benoa direncanakan selesai semester dua tahun 2019, dan hingga awal Juni 2019 progress pembangunan fisik bangunan telah mencapai 79,12 persen.

"Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pelindo III memiliki kewajiban sebagai agen pembangunan untuk ikut membangun negara ini, salah satunya di Pelabuhan Benoa yang menjadi kebanggaan bersama," tuturnya.

Wayan berharap, pengembangan yang dilakukan di Pelabuhan Benoa akan memberikan inspirasi bagi institusi terkait lainnya dan masyarakat Bali untuk turut mendukung pengembangan dan pembangunan Pulau Bali.

 

Sumber: Antara

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler