Buton Siaga 1, 2 Orang Tewas dan 871 Warga Mengungsi

Buton Siaga 1, 2 Orang Tewas dan 871 Warga Mengungsi

Kerusuhan di Buton, polisi tetapkan siaga 1 (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Bentrokan antara dua kelompok warga desa terjadi di Buton, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan informasi dari warga, bentrokan bermula saat puluhan pemuda Desa Sampuabalo melakukan konvoi menggunakan motor knalpot bising melintas di Desa Gunung Jaya pada 4 Juni 2019 sekitar pukul 20.00 WITA.

Merasa terganggu, keesokan harinya warga Desa Gunung Jaya menyerang seorang warga Desa Sampuabalo yang sedang melintas. Dia ditembak dengan busur panah ke arah dada.

Mendengar ada warganya yang diserang, warga Desa Sampuabalo lainnya kemudian menyerang balik Desa Gunung Jaya. Mereka merusak dan membakar 87 rumah dengan menggunakan bom molotov.

Akibat kerusuhan tersebut, dua warga Desa Sampuabalo tewas, dan delapan warga mengalami luka-luka. Sebanyak 871 warga Desa Gunung Jaya mengungsi ke desa lainnya yaitu Desa Laburunci, Kelurahan Kombeli, dan Desa Lapodi.

Usai kejadian tersebut, polisi menetapkan status siaga 1 dan Mabes Polri mengirim tiga satuan setingkat kompi (SSK) atau setara dengan 300 personel Brimob untuk mengamankan perbatasan dua desa yang terlibat bentrok di Buton. Mereka akan memastikan warga dari kedua desa tidak lagi saling menyerang.

"Mereka juga dibantu dua satuan setingkat pleton (SST) dari komando resort militer (korem) setempat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo,  dikutip dari Tempo, Jumat, (7/6/2019).

Saat ini, selain menjaga perbatasan, polisi juga melakukan langkah persuasif untuk mendinginkan situasi. 

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler