Serangan di Pos Pemeriksaan Sinai Mesir Tewaskan 8 Personel Keamanan

Serangan di Pos Pemeriksaan Sinai Mesir Tewaskan 8 Personel Keamanan

Petugas keamanan berjaga usai serangan di pos pemeriksaan di Sinai, Mesir (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Media pemerintah Mesir melaporkan telah terjadi serangan terhadap beberapa pos pemeriksaan dan menewaskan sejumlah personel keamanan dan mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat.

Dilansir dari Al Jazaeera, Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan pejuang telah menewaskan delapan personil keamanan Mesir di sebuah pos pemeriksaan keamanan di Semenanjung Sinai, Mesir yang bergolak.

"Elemen-elemen teroris menargetkan sebuah pos pemeriksaan di barat El Arish pagi ini. Peristiwa tembak-menembak menewaskan elemen-elemen teroris dan delapan polisi mati syahid," kata sebuah pernyataan kementerian, Rabu (5/6/2019).

Beberapa pejuang melarikan diri dan pasukan keamanan mengikuti "gerakan mereka", tambah pernyataan itu.

"Delapan orang terbunuh dan tiga luka-luka dipindahkan ke rumah sakit umum El Arish. Semua korban adalah personel Pasukan Keamanan Pusat," kata seorang sumber medis kepada kantor berita AFP.

Televisi pemerintah Mesir mengatakan ada kekhawatiran jumlah kematian akan meningkat karena ada laporan serangan di beberapa pos pemeriksaan.

Serangan itu terjadi pada awal liburan Muslim Idul Fitri, menandai akhir bulan puasa Ramadhan.

Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan dini hari waktu setempat dan pihak berwenang belum mengomentari insiden tersebut.

Mesir telah bertahun-tahun memerangi kelompok-kelompok bersenjata di Sinai Utara.

Ratusan perwira polisi dan tentara tewas dalam serangan yang semakin meningkat setelah tentara mencopot Presiden Mohamed Morsi pada 2013.

Pada bulan Februari 2018, tentara melancarkan serangan nasional terhadap para pejuang, terutama berfokus pada Sinai Utara.

Menurut angka resmi, sekitar 650 pejuang telah tewas sejak awal operasi, sementara tentara telah kehilangan sekitar 50 prajurit.

Tidak ada statistik independen yang tersedia dan wilayah ini sebagian besar terputus untuk wartawan sehingga verifikasi angka korban sangat sulit.

Pengamat Hak Asasi Manusia (HRW) baru-baru ini mengatakan bahwa pasukan keamanan melakukan pelanggaran luas terhadap warga sipil di Sinai, beberapa di antaranya merupakan kejahatan perang, mendesak negara-negara lain untuk menghentikan bantuan militer ke Mesir.

 

 

Penulis: Bintang adiguna
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });