Gak Perlu Dipanaskan Lagi, Mobil sekarang Bisa Langsung Cus...

Gak Perlu Dipanaskan Lagi, Mobil sekarang Bisa Langsung Cus...

Memanaskan kendaraan sebelum dipakai. (istimewa)

"Jika lampu indikator oli pada odometer padam, maka mobil sudah bisa jalan. Tidak perlu tunggu satu menit, lima menit, atau sepuluh menit."

JAKARAINSIGHT.com | Lain dulu, lain sekarang. Bila dahulu pemilik kendaraan, baik motor maupun mobil selalu memanaskan kendaraannya sebelum dipakai berkendara.

Saat ini, dengan teknologi fuel injection, kendaraan tidak perlu lagi dipanaskan. Hal ini dimaksudkan agar bensin tidak boros.

Selain itu, kebiasaan memanaskan mesin mobil dahulu perlu dilakukan, karena material komponen mesin dan juga kemampuan pelumasnya, tidak bisa membuat pelumas menetap di dinding-dinding komponennya.

Bila terjadi berulang-ulang, bagian dalam komponen yang tidak terlumasi dengan baik, bisa berakibat mesin mobil berisiko mengalami kerusakan di bagian dalamnya.

Namun dengan kemajuan teknologi dibidang otomotif, pemanasan kendaraan sudah tidak diperlukan. Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan bahwa tidak perlu lagi memanaskan mobil. Mobil sekarang tidak perlu dipanaskan lagi, bisa langsung digunakan sejak mesin pertama kali dihidupkan.

"Sekarang sistem pelumasannya sudah bagus, sehingga oli tidak semua turun ke penampungan oli di bawah," jelas Didi, seperti dikutip dari kompas.com.

"Teknologi pada mesin yang membuatnya bisa seperti itu. Hampir semua mobil sekarang ini juga sudah menerapkan teknologi tersebut," ujar Didi lagi.

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });