Trump Dibalik Perbedaan Idul Fitri Palestina dan Arab Saudi?

Trump Dibalik Perbedaan Idul Fitri Palestina dan Arab Saudi?

Umat Muslim Palestina melakukan shalat ied di Masjid Al Aqsa (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Pertama kalinya Palestina merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dengan Arab Saudi setidaknya sejak tahun 1994. Ternyata hal itu membuat beberapa orang mempertanyakan mengapa.

Sebagian warga Palestina bahkan mengungkapkan di media sosial bahwa keputusan itu kemungkinan terkait dengan politik menjelang pembukaan rencana Amerika Serikat (AS) untuk perdamaian Israel-Palestina.

Pemerintah Saudi memang dikenal dekat dengan pemerintahan presiden AS Donald Trump, namun demikian pemerintah Palestina membantah klaim penentuan Idul Fitri terkait hubungan Arab Saudi dan AS.

Ada komentar lain yang bercanda tentang tanggal yang berbeda di media sosial mengusulkan warga Palestina berpuasa selama setengah hari pada hari Selasa untuk menjembatani divisi tersebut.

Diketahui dari pernyataan oleh Mufti Besar Yerusalem dan wilayah Palestina yang disiarkan media resmi Senin malam menegaskan bahwa Idul Fitri di Palestina pada hari Rabu, sehari lebih lambat dari Arab Saudi.

Akhir Ramadhan didasarkan pada bulan baru tetapi saingan regional Arab Saudi dan Iran telah lama cenderung memilih hari yang berbeda.

Seperti diketahui, Arab Saudi tahun ini merayakan Idul Fitri tahun ini pada hari Selasa, sedangkan Iran pada hari Rabu 5 Juni 2019.

Ekrama Sabri, kepala Dewan Islam tertinggi di Yerusalem, mengatakan kepada AFP itu adalah pertama kalinya sejak Otoritas Palestina dibentuk pada tahun 1994, mereka mengadakan Idul Fitri pada hari yang berbeda di Arab Saudi.

"Kami di Palestina tidak memiliki alat seperti yang ada di Arab Saudi dan geografi negara kami tidak membantu melihat bulan," katanya menjelaskan perbedaannya, dikutip dari Al Araby, Rabu (5/6/2019).

Dia membantah ada masalah politik, menunjukkan bahwa Mesir, sekutu dekat Saudi, juga akan mulai pada hari Rabu.

Kelompok Islam Palestina menolak untuk menerima keputusan mufti, mengumumkan bahwa mereka akan mempertimbangkan Idul Fitri untuk memulai hari Selasa.

Keputusan dalam kasus apa pun memicu kecurigaan.

Palestina telah berusaha untuk memblokir rencana perdamaian AS, menuduh Trump bias pro-Israel terang-terangan.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler