Panasnya Hubungan AS-China, Hingga Konflik Soal Keamanan

Panasnya Hubungan AS-China, Hingga Konflik Soal Keamanan

Hubungan AS-China yang terus memburuk. (istimewa)

JAKARTAINSIGHT. com | Amerika Serikat yang disebut sebagai negara adidaya (super power) sepertinya terus terusik dengan keberadaan China (Tiongkok) sebagai raksasa baru.di Asia. Berawal dari konflik perang dagang, kini panasnya hubungan kedua negara tersebut merambah hingga masalah keamanan.

Amerika Serikat (AS) dengan julukkannya sebagai polisi dunia merasa ada kepentingan lain dari Tiongkok mengenai stabilitas di kawasan Asia, khususnya. Begitu pula China, memiliki pandangan serupa terhadap sepak terjang AS di Asia selama ini. 

Beberapa waktu lalu, Menteri Pertahanan China Wei Fenghe sempat melontarkan pernyataan yang memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak ikut campur dalam perselisihan atas Taiwan dan Laut China Selatan.

Pernyataan Wei ini sebagai respon atas perkataan seorang pejabat AS, sehari sebelumnya.

Seorang pejabat Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan, negaranya akan lebih serius terhadap perilaku China di Asia.

"Mungkin ancaman jangka panjang terbesar bagi kepentingan vital dari negara-negara di kawasan ini berasal dari para aktor yang berupaya melemahkan, alih-alih menegakkan, tatanan internasional," kata Shanahan.

Kejadian perang urat saraf ini adalah konflik yang terbaru antara AS dan China, setelah sebelumnya hubungan mereka memanas akibat perang perdagangan. Selain itu, dukungan Amerika Serikat untuk Taiwan dan aksi militer China di Laut China Selatan menjadi pemicu lainnya.

Wei Fenghe menegaskan, Pemerintah China akan berjuang sampai akhir jika ada yang mencoba mengganggu hubungannya dengan Taiwan.

“Jika ada yang berani memisahkan Taiwan dari China, militer Tiongkok tidak punya pilihan selain bertarung dengan segala cara. Amerika Serikat tidak dapat dibagi, begitu pula China. Tiongkok harus dan akan dipersatukan kembali," demikian penegasan Wei.

Baik AS maupun China, kedua negara ini  menyadari bahwa perang apa pun antara keduanya akan membawa bencana dan dampak buruk, bukan hanya bagi kedua negara tetapi juga dunia.

Perlu diketahui, Amerika Serikat seperti kebanyakan negara lain, tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan.

Hingga saat ini, Amerika Serikat merupakan pendukung dan sumber utama sistem persenjataan Taiwan.

Kabar tak mendukung datang dari Pemerintah Taiwan yang mengutuk pernyataan Wei, dengan mengatakan negara tersebut tidak pernah menjadi bagian dari Republik Rakyat Tiongkok.

Bahkan Taiwan juga tidak akan pernah menerima ancaman dari Beijing.

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler