Sembuh Karena Wanita Cantik, Presiden Ini Akui Pernah Jadi Gay, Simak pengakuannya!

Sembuh Karena Wanita Cantik, Presiden Ini Akui Pernah Jadi Gay, Simak pengakuannya!

Presiden Filipina, Ridrigo Duterte saat berpidato di Jepang. (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Seorang penderita kelainan/penyimpangan orientasi seksual ternyata bisa disembuhkan, tentunya dengan kemauan yang keras dalam diri sendiri. Kira-kira seperti itulah mungkin pengalaman seorang Pemimpin Negara di Asia Tenggara, saat mengakui dirinya pernah menjadi seorang Gay.

Sebut saja Presiden Filipina Rodrigo Duterte, adalah seorang Presiden yang sempat menjadi sorotan setelah mengklaim dirinya pernah menjadi gay. Dia mengaku bisa 'menyembuhkan' dirinya yang seorang gay dengan bantuan wanita cantik.

Seperti dilansir dari AFP, Selasa (4/6/2019), Presiden Duterte melintarkan pengakuaannya itu saat tampil di hadapan komunitas Filipina di Tokyo, Jepang, minggu lalu. 

Bahkan dalam pidatonya, Duterte juga mengatakan salah satu kritikusnya yang terkenal, Senator Antonio Trillanes, adalah seorang gay. 

"Trillanes dan aku mirip dan sempat bernasib sama, menjadi seorang gay. Tapi aku lantas berusaha menyembuhkan diriku sendiri," kata Duterte.

Duterte menjelaskan bahwa proses penyembuhan dirinya kembali menjadi laki-laki lagi adalah setelah bertemu dengan mantan istrinya. "Jadi wanita cantik menyembuhkanku," ucapnya.

Sebelumnya, saat berkampanye jadi Presiden, Duterte pernah menyuarakan dukungannya terhadap pernikahan sejenis. Namun kejadian di tahun 2016 silam akhirnya sempat membuat Duterte mundur. 

Presiden Duterte juga menggunakan homoseks sebagai penghinaan, termasuk kepada Philip Goldberg, duta besar AS saat itu di Manila.

Akibat pernyataannya kala itu Duterte sempat dikecam oleh Bahaghari, yang merupakan kelompok advokasi gay dan transgender. Mereka mengatakan komentar Duterte berbahaya dan mundur. Bahkan ucapan Duterte dianggap gejala dari ketidaktahuan.

"Pernyataan-pernyataan ini, seperti komentarnya yang menyimpang dan menyinggung perempuan, tidak bisa dianggap enteng atau diabaikan hanya sebagai lelucon," tambah kelompok itu.

Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia dan Asosiasi Psikiatri Amerika menganggap bahwa homoseksual sebagai bagian dari orientasi seksual seseorang, dan bukan gangguan. Filipina sendiri memiliki reputasi keterbukaan terhadap homoseksualitas meski perlindungan hukum dianggap masih kurang.

 

Penulis: Iwan
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler