Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit BP Batam Akan Gunakan Blockchain

Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit BP Batam Akan Gunakan Blockchain

Ilustrasi: Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Teknologi blockchain sejatinya sebuah program atau aplikasi pengintegrasian data secara terpadu yang tidak hanya dapat digunakan pada satu titik industri saja.

Saat ini orang mengenal blockchain merupakan bagian dari finansial teknologi dan perbankan. Padahal tidak demikian adanya, blockchain bisa digunakan secara luas dan dapat diaplikasikan ke berbagai sektor industri.

Seperti halnya dalam bidang kesehatan, blockchain bisa sangat membantu operasional rumah sakit ataupun pasien untuk pelayanan kesehatan.

Hal ini dibuktikan dari Rumah Sakit BP Batam yang tak lama lagi akan mampu memberikan pelayanan kesehatan dengan menggunakan pendekatan berbasis blockchain.

Layanan Public Healthcare Blockchain tersebut merupakan hasil kerja sama dengan dClinic.

Dengan menggunakan Blockchain, pelayanan rumah sakit terintegrasi secara terpadu dalam penyimpanan dan pengambilan data yang aman bagi pasien, menggunakan catatan kesehatan elektronik (Electronic Health Record/EHR).

Peningkatan pelayanan tersebut ditandai dengan nota kesepahaman antara RS BP Batam dengan dClinic International dan Deloitte South East.

Implementasi dari proyek ini berupa blockchain layanan kesehatan swasta di area Batam yang ditempatkan pada pusat data yang dioperasikan oleh Otoritas BP Batam.

Richard Satur, CEO dClinic mengatakan, dengan terintegrasinya perusahaan-perusahaan dengan system blockchain akan dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal.

“Dengan mempersatukan perusahaan-perusahaan melalui sistem blockhain diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan maksimal dan proaktif kepada konsumen di seluruh Indonesia,” katanya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/5/2019).

Ia juga berharap penerapan layanan kesehatan berbasis blockchain di RS BP Batam menjadi percontohan bagi manajemen rumah sakit lainnya dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif.

Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi Irawadi memastikan pemerintah akan mengawasi penuh pelaksanaan sistem ini sehingga bisa optimal berjalan.

Menurut Edi, dClinic akan menerapkan pelayanan berbasis blockchain untuk membuktikan keefektifan PHB tersebut dalam menyediakan sebuah Rekam Kesehatan Elektronik Longitudinal yang aman, terpercaya dan fleksibel bagi para pasien dan konsumen.

Setelah PHB tersebut terbukti efektif di Batam, dClinic siap bekerja sama dengan pemerintahan dan organisasi lainnya untuk mengeksplorasi penerapan PHB di wilayah lain di Indonesia.

“Kami yakin solusi dClinic dapat mempercepat pelaksanaan pelayanan kesehatan yang efektif untuk pasien bukan hanya di Batam  tetapi seluruh Indonesia,” tutur Direktur RS BP Batam Sigit Riyarto.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Otoritas Zona Bebas Batam Indonesia (BIFZA), Edy Putra Irawadi mengapresiasi penuh kerja sama tersebut karena selaras dengan visi Batam sebagai teras bagi ekonomi digital Indonesia.

“dClinic akan membawa Solusi Blockchain (PHB) Kesehatan Publik pertama di Indonesia ke Premier Data Center BP Batam untuk mendukung terciptanya Zona Ekonomi Digital, Zona Medis Khusus, Pusat Logistik, dan Zona Pendidikan Khusus 4.0 di Batam,” ujarnya.

 

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler