Syam Resfiadi Klaim SAPUHI Siap Bantu Penuhi Tambahan Kuota Haji 2019

Syam Resfiadi Klaim SAPUHI Siap Bantu Penuhi Tambahan Kuota Haji 2019

Ketua Umum SAPUHI (Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia) Syam Resfiadi

foto : Addo_JakartaInsight

JAKARTAINSIGHT.com | Penambahan sebanyak 10 ribu kuota haji Indonesia dari pemerintah Saudi disatu sisi sangat baik karena mampu mempercepat antrian panjang calon jemaah haji tanah air, namun disisi lain penambahan tersebut jadi tantangan tersendiri bagi pihak pemerintah karena menyangkut nilai subsidi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji).

Terkait hal tersebut, Ketua Umum SAPUHI (Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia) menyampaikan, "Penambahan kuota haji tentunya dapat mengurangi beban antrian calon jemaah haji yang sudah membayar lunas dan dicadangkan yang harus menunda tahun depan, namun perlu juga diketahui, penambahan kuota tersebut juga menambah beban subsidi atau indirect cost biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH)," ujar Syam saat ditemui dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Anggota SAPUHI, Rabu (15/5) kemarin di Jakarta.

Lebih jauh Direktur Utama PT. Patuna Mekar Jaya ini menjelaskan,  tahun ini calon jamaah haji dikenai BPIH rata-rata sekitar Rp 35,2 juta /orang. Padahal biaya riil haji berkisar Rp 69,7 juta /orang.

"Dengan kata lain, tahun ini total dana subsidi biaya haji yang diambil dari nilai manfaat pengelolaan setoran awal di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang harus ditanggung pemerintah mencapai Rp 7 triliun lebih," sambung Syam.

Menyikapi hal tersebut, Syam mengklaim pihaknya (SAPUHI) siap membantu memenuhi penambahan kuota tersebut apabila para reguler belum memenuhi kuota tersebut. Syam memastikan jika pada saatnya nanti misalnya kuota tamban 10 ribu itu tidak bisa digunakan oleh jamaah haji reguler dengan segala persoalannya, maka Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di Sapuhi siap menjalankanya.

Hal tersebut disampaikan Syam dikarenakan hingga saat ini  pemerintah belum menyelesaiakan dinamika terkait sumber dana yang digunakan untuk menyelenggarakan kuota haji tambahan sebanyak 10 ribu. 

“Jika kesempatan itu diberikan kepada kami, berapa lama pun akan kami ambil. Karena kami sudah siap, terus terang saja dari cadangan daftar tunggu 20 persen saja masih ada 600 orang yang belum terakomodir dan sudah melunasi 8.000 Dolar AS," tutup Syam.

 

 

 

 

 

 

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler